KSP: Banyak yang Menilai Program Prabowo, Tanpa Tahu yang Dikerjakan Pemerintah

AKURAT.CO Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Dudung Abdurachman, menilai masih banyak pihak yang memberikan penilaian terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, tanpa memahami secara utuh program-program yang sedang dijalankan pemerintah.
Dia mengaku baru memahami secara langsung besarnya agenda pembangunan yang sedang dijalankan Presiden Prabowo setelah dipercaya menjadi KSP.
"Banyak program-program prioritas Presiden. Saya setelah jadi KSP dulu penasihat Presiden. Setelah saya jadi KSP, seperti program-program revitalisasi sekolah, program MBG, program-program banyak yang beliau lakukan, terbelanga saya. Wah, begitu besar keinginan beliau untuk memajukan bangsa ini gitu," kata Dudung dalam rapat kerja perdananya bersama Komisi XIII DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Menurut dia, berbagai program yang dijalankan pemerintah saat ini menunjukkan komitmen besar Presiden untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempercepat pembangunan.
Dudung mencontohkan program revitalisasi sekolah yang menurutnya telah membawa perubahan signifikan terhadap fasilitas pendidikan di daerah.
"Saya banyak enggak tahu tuh setahun setahun setengah ini rupanya banyak hal-hal contoh SMP Muhammadiyah yang konon Muhammadiyah itu anggarannya banyak, itu pun dikasih anggaran ke Kepala Sekolahnya langsung diawasi oleh BPKP. Sekolahnya udah kayak hotel sekarang, AC dan segala macem," ujarnya.
Dia menilai, perhatian Presiden Prabowo terhadap sektor pendidikan menjadi salah satu bukti keseriusan pemerintah dalam membangun masa depan bangsa. Karena itu, dia menyesalkan masih adanya pihak yang kerap melontarkan kritik tanpa mengetahui secara langsung pelaksanaan program-program pemerintah.
"Nah artinya banyak orang-orang yang tidak tahu apa yang beliau lakukan. Hanya dengar dengar dengar gosip memberikan statement tidak tahu apa yang beliau lakukan kalau menurut saya," tegasnya.
Baca Juga: Indonesia Jadi Kontributor Terbesar Program Dam Arab Saudi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Dudung juga mengaku semakin memahami tantangan yang dihadapi Presiden setelah melihat langsung berbagai program prioritas yang harus dijalankan di tengah keterbatasan fiskal negara.
"Ya saya terus terang aja setelah saya masuk jadi semangat kita juga. Tentunya beliau juga dengan anggaran terbatas beliau jadi Presiden utang sudah banyak keinginan untuk merubah sistem yang kemudian agar masyarakat sejahtera tentunya banyak pertentangan," katanya.
Meski demikian, Dudung menegaskan KSP akan terus mengawal pelaksanaan program prioritas nasional agar berjalan sesuai target yang telah ditetapkan Presiden.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









