Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 18 Juni 2026

AKURAT.CO Umat Muslim di Indonesia saat ini tengah memasuki awal tahun baru Islam setelah bergantinya kalender menuju tahun 1448 Hijriah.
Namun, tahukah Anda bahwa terdapat sedikit perbedaan dalam menetapkan tanggal pasnya hari ini di antara organisasi Islam tanah air?
Ketahui penanggalan Islam untuk hari ini, Kamis (18/6/2026), berdasarkan ketetapan resmi pemerintah dan ormas-ormas besar.
18 Juni 2026 Berapa Hijriah?
Bagi Anda yang sedang merencanakan ibadah sunnah di bulan Muharam atau sekadar ingin mencocokkan penanggalan, hari ini Kamis (18/6/2026) bertepatan dengan tanggal 3 Muharam 1448 Hijriah menurut versi Pemerintah (Kemenag) dan Muhammadiyah.
Sementara itu, menurut versi Nahdlatul Ulama (NU), hari ini baru menginjak 2 Muharam 1448 Hijriah.
Perbedaan penentuan tanggal ini bersumber dari cara masing-masing lembaga dalam menetapkan jatuhnya 1 Muharam 1448 H yang lalu.
Perbandingan Kalender Hijriah Indonesia
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas dan memudahkan scannability, berikut adalah rincian posisi tanggal hari ini berdasarkan tiga otoritas keagamaan di Indonesia:
Otoritas Keagamaan | Tanggal 1 Muharam 1448 H | Posisi Tanggal Hari Ini (18 Juni 2026) | Metode yang Digunakan | |
|---|---|---|---|---|
Kementerian Agama (Kemenag) | Selasa, 16 Juni 2026 | 3 Muharam 1448 H | Hisab & Kriteria Imkanur Rukyat MABIMS | |
Muhammadiyah | Selasa, 16 Juni 2026 | 3 Muharam 1448 H | Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) | |
Nahdlatul Ulama (NU) | Rabu, 17 Juni 2026 | 2 Muharam 1448 H | Rukyatul Hilal (Pengamatan Lapangan) + Istikmal |
Mengapa Bisa Terjadi Perbedaan Tanggal?
Akar dari perbedaan tanggal ini terletak pada kriteria astronomis dan fikih yang dipegang oleh masing-masing organisasi saat mengamati hilal (bulan sabit muda penanda bulan baru) pada Senin malam, 15 Juni 2026 yang lalu.
1. Versi Kementerian Agama (Pemerintah)
Kemenag RI menyusun Kalender Hijriah Indonesia berpatokan pada kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).
Kriteria ini mensyaratkan hilal dianggap sudah masuk bulan baru jika tingginya minimal 3 derajat dan sudut elongasinya 6,4 derajat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







