Akurat Logo

DPR Kawal Janji Pemerintah ke Mahasiswa, Awasi Pengendalian Harga BBM hingga Program MBG

Putri Dinda Permata Sari | 23 Juni 2026, 07:00 WIB
DPR Kawal Janji Pemerintah ke Mahasiswa, Awasi Pengendalian Harga BBM hingga Program MBG
Wakil Ketua DPR, Saan Mustopa, memastikan parlemen ikut mengawasi pelaksanaan janji pemerintah. Foto: Akurat.co

AKURAT.CO DPR akan mengawal berbagai komitmen yang telah disampaikan pemerintah dalam merespons tuntutan mahasiswa.

Wakil Ketua DPR, Saan Mustopa, mengatakan, komisi-komisi terkait di parlemen ikut mengawasi pelaksanaan janji pemerintah, terutama menyangkut persoalan harga BBM dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan itu disampaikan Saan menanggapi kemungkinan aksi lanjutan mahasiswa, apabila tuntutan yang disampaikan dalam audiensi dengan pimpinan DPR belum direalisasikan pemerintah.

"Apa yang menjadi komitmen pemerintah kan tentu juga harus dikawal ya," katanya, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Saan menjelaskan, salah satu isu utama yang disampaikan mahasiswa adalah kenaikan harga Pertamax dan kelangkaan BBM bersubsidi di sejumlah daerah.

Baca Juga: Penyekapan Wanita di Bandung Pelanggaran Berat, Komisi III DPR Minta Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku

Namun, ia menegaskan persoalan tersebut tidak semata-mata dipengaruhi faktor domestik, melainkan juga kondisi global.

"Ini kan sudah menjadi rahasia umum ya, tuntutan mereka terutama terkait dengan soal BBM. Soal kenaikan Pertamax, yang kedua terkait dengan soal kelangkaan BBM bersubsidi. Dan ini semua juga bukan hanya semata-mata faktor domestik, kan tentu ada faktor-faktor global ya," jelasnya.

Saan mengatakan, mahasiswa telah mendengar langsung penjelasan pemerintah melalui Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang dihubungkan secara langsung saat audiensi berlangsung di DPR.

"Maka ketika mahasiswa mempertanyakan soal itu, kan juga langsung dihubungkan dengan pemerintah, dengan Menteri ESDM Pak Bahlil. Dan Pak Bahlil juga sudah menyampaikan komitmennya untuk menjawab apa yang menjadi tuntutan masyarakat yang disuarakan oleh mahasiswa maupun kelompok-kelompok yang lain," tuturnya.

Menurut Saan, kondisi harga dan pasokan energi saat ini juga dipengaruhi perkembangan geopolitik internasional. Termasuk dinamika hubungan antara Amerika Serikat dan Iran.

Baca Juga: DPR Terima Audiensi Kelompok Reforma Agraria, Segera Menindaklanjuti Aduan dan Dibahas di Pansus

"Ini kan juga sangat ditentukan oleh perdamaian antara Amerika dengan Iran kan gitu lho kan. Sejauh mana proses perdamaian di Swiss itu bisa terlaksana karena ini juga sangat berpengaruh terhadap bukan hanya Indonesia dan saya yakin juga negara-negara yang lainnya," katanya.

Karena itu, DPR akan memastikan komitmen yang telah disampaikan pemerintah benar-benar dijalankan. Untuk isu energi, pengawasan akan dilakukan oleh Komisi XII DPR yang menjadi mitra kerja Kementerian ESDM.

"Dalam hal ini saya yakin karena ESDM itu ada di Komisi XII, Komisi XII pasti akan mengawal terkait dengan apa yang menjadi komitmen dari pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM Pak Bahlil, yang mahasiswa sudah dengar sendiri jawabannya," jelas Saan.

Selain persoalan BBM, DPR juga akan mengawasi tindak lanjut pembenahan tata kelola Program MBG yang menjadi salah satu tuntutan mahasiswa.

"Terkait juga dengan MBG, Kepala BGN juga kan sudah menyampaikan terkait dengan soal melakukan penataan ulang ya. Penataan kembali tata kelola MBG-nya dan juga sudah dengan turunan-turunannya semua dan itu tentu sudah mendengarkan berbagai masukan dari masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Dasco Temui Massa Mahasiswa di Depan Gedung DPR, Semua Aspirasi Langsung Disampaikan ke Pemerintah

Saan menyebut Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bahkan telah menyampaikan adanya potensi efisiensi anggaran dalam program tersebut setelah dilakukan evaluasi menyeluruh.

"Makanya menyampaikan ada penghematan sekitar Rp70 triliunan dan tentu Komisi IX juga akan mengawal terkait dengan soal komitmen pemerintah dalam hal ini BGN terkait dengan soal tata kelola MBG," katanya.

Dia menegaskan bahwa DPR akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan aspirasi masyarakat yang disampaikan mahasiswa dapat ditindaklanjuti pemerintah.

"Jadi saya sekali lagi, DPR akan terus berusaha mengawal apa yang menjadi komitmen pemerintah sambil juga tetap menyampaikan apa yang menjadi persoalan-persoalan yang ada di masyarakat," pungkas Saan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.