Akurat Logo
Bank Indonesia

Pilih Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Sediakan 300 Hadiah Menarik

Moehamad Dheny Permana | 24 Juni 2026, 20:15 WIB
Pilih Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Sediakan 300 Hadiah Menarik
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, memberikan keterangan terkait logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI. Foto: Akurat.co/Moehamad Dheny Permana

AKURAT.CO Pemerintah meluncurkan jajak pendapat atau polling pemilihan logo dan identitas visual Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (24/6/2026).

Untuk pertama kalinya dalam sejarah penyusunan identitas visual peringatan kemerdekaan, masyarakat dilibatkan secara langsung dalam menentukan logo resmi HUT RI melalui mekanisme polling publik.

"Tahun ini menjadi tonggak baru dalam penentuan logo HUT RI. Untuk pertama kalinya, atas arahan Bapak Presiden, masyarakat dilibatkan secara aktif dalam menentukan logo melalui mekanisme polling publik," ujar Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, dalam keterangan pers di Jakarta.

Dia menjelaskan, sayembara logo HUT Ke-81 RI diikuti oleh 124 peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Setelah melalui proses seleksi dan kurasi yang ketat, terpilih lima desainer finalis terbaik yang karyanya akan dipilih langsung oleh masyarakat.

"Mulai dari tanggal 24 sampai dengan 28 Juni 2026, masyarakat dapat berpartisipasi untuk memilih logo HUT Ke-81 Republik Indonesia melalui kanal resmi yang telah disiapkan pemerintah," kata Riefky.

Baca Juga: Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Jadi Hadiah HUT Jakarta dan HUT RI

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menyampaikan bahwa selain peluncuran polling logo, pemerintah juga telah menetapkan tema resmi peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, yaitu "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur."

Pelibatan masyarakat dalam proses pemilihan logo merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, agar peringatan kemerdekaan menjadi milik seluruh rakyat Indonesia.

"Pak Presiden menginginkan agar rakyat Indonesia terlibat langsung ikut serta dalam menentukan logo serta visual dari logo yang akan digunakan atau ditetapkan sebagai logo hari ulang tahun. Jadi, arahan Bapak Presiden supaya kemeriahan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan RI ini juga menjadi milik rakyat, milik seluruh masyarakat Indonesia," jelasnya.

Menurut Juri, lima kandidat logo yang dipilih merupakan hasil karya desainer grafis profesional Indonesia dari berbagai daerah yang telah melalui proses kurasi berdasarkan kesesuaian dengan tema nasional yang telah ditetapkan.

Kelima finalis yang dapat dipilih masyarakat berasal dari berbagai daerah, yakni David Wirawan dari Surakarta, Fajar Novario dari Padang, Kanda Putra dari Denpasar, Riskiawan dari Malang, dan Tiffany Djohan dari Batam.

Baca Juga: Basuki: Belum Ada Arahan Presiden soal HUT RI 2026 di IKN

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang berpartisipasi, panitia menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi 300 peserta terpilih.

Hadiah terdiri atas 100 undangan menghadiri Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, 100 paket suvenir resmi peringatan kemerdekaan, serta 100 bantuan pendidikan.

"Panitia Peringatan HUT Ke-81 RI menyediakan hadiah untuk 300 orang terpilih, yakni 100 berupa undangan untuk hadir di upacara peringatan detik-detik proklamasi, kemudian 100 lagi adalah suvenir yang biasa diterima oleh peserta undangan upacara peringatan kemerdekaan, dan juga kita menyediakan 100 bantuan pendidikan untuk masyarakat yang terpilih," jelas Juri.

Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam polling pemilihan logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

Selain menjadi bagian dari proses kreatif nasional, keterlibatan masyarakat diharapkan dapat memperkuat rasa memiliki terhadap identitas visual. Yang nantinya menjadi simbol kebanggaan bersama dalam peringatan kemerdekaan tahun 2026.

Baca Juga: Pesan Sekjen DPR di Momentum HUT RI: ASN Parlemen Harus Gotong Royong, Hapus Ego Pribadi

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.