Akurat Logo

Gubernur Lemhannas Resmi Tutup P4N 69, 110 Alumni Ditempa Jadi Bagian dari Solusi Bangsa

Idham Nur Indrajaya | 7 Juli 2026, 16:02 WIB
Gubernur Lemhannas Resmi Tutup P4N 69, 110 Alumni Ditempa Jadi Bagian dari Solusi Bangsa
Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily resmi menutup P4N Angkatan 69. Sebanyak 110 peserta dinyatakan lulus dan dipersiapkan menjadi pemimpin berintegritas menuju Indonesia Emas 2045. dok. Lemhannas

AKURAT.CO Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan 69 resmi ditutup, 110 peserta dinyatakan lulus dan siap terjung ke masyarakat. Gubernur TB Ace Hasan Syadzily menegaskan bahwa selama menjalani pendidikan, seluruh alumni P4N 69 telah ditempa menjadi bagian dari solusi bangsa.

“Saya meyakini, melalui Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional ini, saudara-saudara telah ditempa untuk menjadi bagian dari solusi bangsa, menjadi perekat persatuan, menjadi agen perubahan, dan menjadi pemimpin yang mampu mengantarkan Indonesia menuju visi besar Indonesia Emas 2045,” kata Ace saat memberikan sambutan Penutupan P4N 69 di Ruang Dwi Warna Purwa, Lemhannas RI, pada Selasa, 7 Juli 2026.

Lemhannas Siapkan Pemimpin Berintegritas untuk Hadapi Tantangan Global

Ace menilai, di tengah rivalitas kekuatan besar di kawasan Indo-Pasifik yang terus meningkat dan berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan termasuk Indonesia, bangsa ini memerlukan kehadiran pemimpin nasional yang memiliki kapasitas strategis, mampu berpikir jauh ke depan, membaca perubahan global, serta teguh menjaga kepentingan nasional.

Pemimpin nasional yang dibutuhkan tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga perlu memiliki integritas, kepekaan sosial, ketangguhan moral, serta komitmen kuat terhadap Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Karena itu, Lemhannas memegang peran penting dalam membentuk karakter para pemimpin bangsa.

”Di sinilah peran penting Lemhannas RI membentuk pemimpin yang berkarakter, berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta memiliki ketajaman analisis strategis. Pendidikan ini menanamkan empat konsensus dasar bangsa, Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sebagai landasan yang tidak tergoyahkan dalam setiap pengambilan keputusan,” jelas Ace.

Baca Juga: Gubernur Lemhannas Ajak Semua Pihak Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Baca Juga: Kadin dan Lemhannas Sinergi Perkuat Ketahanan Nasional Lewat Dunia Usaha

Pada kesempatan tersebut, Ace turut menyampaikan apresiasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah memberikan pembekalan dan penguatan wawasan kepada peserta P4N 69, mencakup materi integritas, pencegahan korupsi, pengendalian gratifikasi, pengelolaan konflik kepentingan, hingga pembangunan budaya antikorupsi.

Di akhir sambutannya, Ace menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan seluruh peserta menyelesaikan rangkaian pendidikan di Lemhannas RI.

”Saya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya, serta ucapan selamat kepada seluruh peserta Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional Angkatan 69. Para peserta telah menunjukkan kerja keras, disiplin, dedikasi, serta semangat belajar yang tinggi, meskipun harus melalui rangkaian kegiatan yang padat dan penuh tantangan. Semangat inilah yang mencerminkan kesiapan saudara-saudara untuk menjadi pemimpin yang tangguh, berintegritas, dan visioner,” kata Ace.

Sebanyak 110 Peserta P4N Angkatan 69 Dinyatakan Lulus

Pada kesempatan yang sama, Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas RI Bob Henry Panggabean melaporkan bahwa keseluruhan program P4N 69 telah berjalan dengan baik dan lancar.

Berdasarkan hasil sidang pada Senin, 6 Juli 2026, dewan penilai yang dipimpin Gubernur Lemhannas RI memutuskan dan menetapkan bahwa sebanyak 110 peserta P4N 69 dinyatakan lulus, yang terdiri dari TNI AD 25 orang, TNI AL 13 orang, TNI AU 10 orang, Polri 28 orang, kementerian 8 orang, lembaga negara 6 orang, lembaga pemerintah nonkementerian 8 orang, pemerintah daerah 1 orang, non pemerintah 5 orang, serta peserta dari negara sahabat, yaitu Australia 1 orang, India 1 orang, Kamboja 1 orang, Malaysia 1 orang, Singapura 1 orang, dan Timor Leste 1 orang.

Selain itu, dewan penilai juga memberikan dua penghargaan, yaitu Penghargaan Predikat Akademik Terbaik dan Predikat Kertas Kerja Perseorangan (Taskap) Terbaik.

Predikat Akademik Terbaik diraih oleh Atiatul Huda dari kementerian. Sementara Predikat Taskap Terbaik diraih oleh Sonny Marisi Nugroho Tampubolon dari Polri.

Sejumlah Pejabat Negara Hadiri Penutupan P4N 69

Turut hadir mendampingi Gubernur Lemhanans RI, antara lain, Wakil Gubernur Lemhannas RI Erwin S. Aldedharma; para Deputi Lemhannas RI; para Tenaga Pengajar, Tenaga Pengkaji, dan Tenaga Profesional; para Pejabat Struktural; serta Perista Lemhannas RI.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, antara lain, mantan Gubernur Lemhannas RI periode 2011–2016 sekaligus Sekretaris Jenderal DPP IKAL Lemhannas RI Budi Susilo Soepandji; Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan; Irjen TNI AU Arif Widianto; Irjen TNI AL Achmad Wibisono; Irjen TNI Hersan; Atase Pertahanan Timor Leste Renilde Guterres; Atase Pertahanan Singapura Melvin Gan; Counselor Kedutaan Besar Kamboja di Jakarta Ray Vicheasophea Ray; Atase Pertahanan Australia Micah Batt; Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Rahmat Bagja; Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Ubaidillah Sadewa; serta sejumlah pejabat kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan BUMN lainnya.


Baca Juga: Swasembada Beras Harus Berkelanjutan, Gubernur Lemhannas Buka Seminar Nasional P4N 69 Bahas Kedaulatan Pangan

Baca Juga: Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas

FAQ

Apa itu P4N Lemhannas?

P4N atau Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional merupakan program pendidikan di Lemhannas RI yang bertujuan menyiapkan calon pemimpin nasional agar memiliki wawasan kebangsaan, kemampuan analisis strategis, integritas, serta kepemimpinan yang kuat.

Berapa jumlah peserta yang lulus P4N Angkatan 69?

Sebanyak 110 peserta dinyatakan lulus berdasarkan hasil sidang dewan penilai yang dipimpin Gubernur Lemhannas RI.

Siapa Gubernur Lemhannas yang menutup P4N Angkatan 69?

Penutupan P4N Angkatan 69 dipimpin oleh Gubernur Lemhannas RI, TB Ace Hasan Syadzily.

Siapa peraih penghargaan Akademik Terbaik P4N Angkatan 69?

Predikat Akademik Terbaik diraih oleh Atiatul Huda, S.H. dari unsur kementerian.

Siapa penerima penghargaan Taskap Terbaik P4N Angkatan 69?

Predikat Kertas Kerja Perseorangan (Taskap) Terbaik diberikan kepada Kombes Pol Sonny Marisi Nugroho Tampubolon, S.I.K. dari Polri.

Apa pesan utama Gubernur Lemhannas kepada alumni P4N 69?

Ace Hasan Syadzily menegaskan bahwa para alumni telah ditempa menjadi bagian dari solusi bangsa, perekat persatuan, agen perubahan, dan pemimpin yang mampu mengantarkan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Mengapa KPK terlibat dalam P4N Angkatan 69?

KPK memberikan pembekalan mengenai integritas, pencegahan korupsi, pengendalian gratifikasi, pengelolaan konflik kepentingan, dan pembangunan budaya antikorupsi guna memperkuat karakter kepemimpinan para peserta P4N.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.