Program Digitalisasi Bansos Buka Akses Bantuan bagi 51 Ribu KK Baru

AKURAT.CO Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, meninjau langsung pelaksanaan program Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program strategis Presiden Prabowo Subianto berjalan efektif dan mampu membuat penyaluran bantuan sosial (bansos) lebih tepat sasaran.
Qodari mengatakan, digitalisasi perlindungan sosial menjadi langkah penting pemerintah dalam memperbaiki tata kelola bansos melalui pemanfaatan teknologi dan integrasi data lintas kementerian serta lembaga.
"Kami datang ke Surabaya untuk melihat secara langsung program strategis pemerintah Presiden Prabowo, yaitu Digitalisasi Bansos. Program ini ditujukan agar anggaran perlindungan sosial yang sangat besar benar-benar menjangkau sasaran secara tepat dan adil. Yang berhak menerima harus menerima, sementara yang tidak memenuhi syarat tidak mendapatkan bantuan," kata Qodari dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).
Menurutnya, anggaran perlindungan sosial yang mencapai sekitar Rp1.300 triliun atau hampir 30 persen dari APBN harus didukung sistem yang mampu menjamin penyaluran bantuan secara adil dan akuntabel.
Ia mengakui, penyaluran bansos selama ini masih menghadapi berbagai persoalan.
Masih ditemukan penerima yang tidak memenuhi syarat, sementara sebagian masyarakat yang berhak justru belum tercatat sebagai penerima bantuan.
"Digitalisasi menjadi solusi agar pendataan dan penetapan penerima bantuan dilakukan berdasarkan data yang objektif," ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Qodari juga menerima paparan dari Kementerian Komunikasi dan Digital serta Pemerintah Kota Surabaya mengenai pelaksanaan program.
Ia mengapresiasi kolaborasi antarperangkat daerah yang dinilai mampu mempercepat proses pendataan.
Baca Juga: Gibran: Kritik dan Survei Jadi Evaluasi untuk Perbaiki Kinerja Pemerintah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








