Akurat Logo

Kapolri Dalami Potongan Video Demonstrasi yang Beredar di Media Sosial

Ayu Rachmaningtyas | 5 Agustus 2026, 18:20 WIB
Kapolri Dalami Potongan Video Demonstrasi yang Beredar di Media Sosial
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (tengah). - Akurat.co/Ayu Rachmaningtyas

AKURAT.CO Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya masih mendalami potongan video demonstrasi yang beredar di media sosial. Pendalaman dilakukan oleh tim yang nantinya akan disampaikan kepada publik setelah hasilnya selesai.

"Saat ini sedang dilaksanakan pendalaman oleh tim, nanti pada saatnya akan kita informasikan," kata Listyo usai menghadiri konferensi pers di Kantor Kemenko Polkam, Rabu (5/8/2026).

Dia mengingatkan agar masyarakat dapat menyebarkan informasi yang sesuai fakta saat menggunakan media sosial. Kebebasan berekspresi tetap akan dijamin dengan memperhatikan aturan dengan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Marak Potongan Video Demo di Medsos, Menko Polkam: Itu Hoaks, Situasi Dalam Negeri Masih Terkendali

"Yang jelas tentunya terkait dengan kegiatan masyarakat di media sosial, harapan kita berikan informasi-informasi yang sesuai dengan fakta. Karena undang-undang mengaturnya," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya akan mengambil langkah apabila ditemukan penyebaran informasi yang tidak benar atau tindakan yang melanggar peraturan yang ada.

"Tentunya kebebasan itu ada, namun jangan melakukan hal-hal yang sifatnya melanggar, apalagi kemudian membuat berita-berita yang tidak benar, apalagi melakukan tindakan-tindakan yang tentunya melanggar undang-undang. Tentunya kami harus mengambil langkah," jelasnya.

Kapolri juga menegaskan bahwa peran satuan siber dalam menangani dugaan penyebaran hoaks makan pendalaman masih berlangsung. "Ya, tentunya saat ini kita sedang melakukan langkah-langkah di lapangan, semuanya kita dalami, nanti akan kita informasikan," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.