MPR Buka Konsep PPHN ke Publik Usai HUT ke-81 RI

AKURAT.CO Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, memastikan konsep Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) akan dibuka kepada publik setelah rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Langkah ini dilakukan untuk memberi ruang kepada masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan memberikan masukan terhadap dokumen tersebut.
"Saya akan minta kepada Badan Pengkajian nanti setelah tanggal 17-an agar dibuka ke publik," kata Muzani kepada wartawan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).
Muzani menilai tidak ada alasan bagi MPR untuk menutup akses publik terhadap konsep PPHN.
Menurutnya, PPHN disiapkan sebagai pedoman filosofis pembangunan nasional yang bersifat jangka panjang dan tidak terbatas pada masa jabatan satu atau dua pemerintahan.
"Iya, saya kira enggak ada masalah untuk publik membaca. Tapi itu kan guidance philosophies dan kita berharap itu menjadi guidance bagi masa kepresidenan ke presiden, karena itu tidak melampaui masa kepresidenan satu-dua periode, tapi bisa berperiode-periode. Itu adalah guidance bagaimana kita mencapai tujuan bernegara, tujuan nasional," ujarnya.
Politikus Partai Gerindra itu juga mendorong keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, perguruan tinggi, pemerhati ketatanegaraan, pengamat, dan media, dalam memberikan pandangan terhadap konsep PPHN.
Baca Juga: Ketua MPR: Pemikiran Bung Hatta Jadi Referensi Prabowo Kembangkan Ekonomi Kerakyatan
Menurut Muzani, penyusunan PPHN telah berlangsung cukup panjang dan melibatkan sejumlah perguruan tinggi.
Karena itu, setelah dibuka kepada publik, MPR berharap konsep tersebut dapat kembali dikaji dan diperkaya melalui masukan dari berbagai kalangan.
"Sehingga sebaiknya ini setelah selesai dibaca kembali kepada para pemerhati persoalan ketatanegaraan, ya dosen, ya perguruan tinggi, ya para pengamat, ya wartawan. Semuanya saya kira sebaiknya dilibatkan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









