Akurat Logo

Gibran Kunjungi NTT Bareng Mahasiswa, Dorong Generasi Muda Berperan dalam Penanganan Bencana

Ayu Rachmaningtyas | 20 Agustus 2026, 16:25 WIB
Gibran Kunjungi NTT Bareng Mahasiswa, Dorong Generasi Muda Berperan dalam Penanganan Bencana
Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, mengunjungi NTT bersama perwakilan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI).

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, bersama perwakilan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), guna memastikan penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan optimal di lapangan.

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak bencana sekaligus memastikan keperluan di masa tanggap darurat mereka terpenuhi. Sehingga, langkah pemerintah dalam proses pemulihan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan nyata masyarakat.

Dalam kunjungannya kali ini, Gibran juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk turut mengambil peran khususnya dalam membantu trauma healing para korban di wilayah bencana.

Baca Juga: Kasad Kirim Kapal Rumah Sakit ke NTT, Penanganan Gempa Bakal Berlangsung hingga 3 Bulan

Menurutnya, semangat dan kepedulian anak muda perlu difasilitasi agar dapat diwujudkan dalam aksi nyata yang membantu masyarakat terdampak. Keterlibatan mahasiswa merupakan bagian penting dari semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.

"Karena itu, pemerintah tidak hanya memastikan kebutuhan masyarakat tertangani, tetapi juga mendorong generasi muda untuk hadir dan berkontribusi sesuai kapasitas dan keahlian yang dimiliki," kata Gibran, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga: Tim Tanggap Bencana PP AMPG Mulai Bagikan Bantuan di Posko Pengungsi Korban Gempa Bumi NTT

Selama kunjungan kerja di NTT, dia akan meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana serta fasilitas layanan dasar masyarakat di beberapa daerah, yaitu kabupaten Sikka, Manggarai dan Manggarai Timur.

Kunjungan ini menjadi wujud kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana, karena menjamin keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab negara dan pemenuhan kebutuhan warga terdampak adalah prioritas.

"Di saat yang sama, kolaborasi pemerintah, masyarakat, mahasiswa, dan berbagai elemen bangsa menjadi kekuatan bersama dalam mempercepat proses pemulihan," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.