Anggota Separatis Jabat Bawaslu Daerah Masih Diidentifikasi
Citra Puspitaningrum | 30 Agustus 2023, 14:55 WIB

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI masih mengidentifikasi isu anggota kelompok separatis yang diduga lolos menjabat pimpinan Bawaslu Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Bawaslu belum pada tahap kesimpulan dan melaporkan ke DKPP agar yang bersangkutan dipecat.
Anggota Bawaslu RI, Puadi menjelaskan dalam rekrutmen terhadap anggota Bawaslu di 514 kabupten/kota prosesnya cukup panjang. Dalam proses ini Bawaslu melakukan verifikasi terhadap persyaratan bakal calon di 514 kabupaten/kota dengan total 3.000 dokumen.
"Ini kan ada timnya, tim khusus di SDM terkait rekrutmen ini. Jadi mungkin diindentifikasi," kata Puadi, Selasa (29/8/2023) malam.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi ini menuturkan bahwa pihaknya juga melakukan pengecekan terhadap dokumen dari bakal calon pimpinan di daerah. "Pintu masuknya itu kan dari timsel (tim seleksi) sendiri," ujarnya.
"Kita juga sedang melakukan pemetaan ya di beberapa provinsi, provinsi mana yang kemudian ada potensi yang berafiliasi dengan partai," lanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







