Akurat
Pemprov Sumsel

Sejumlah Kepala Daerah Bakal Gabung di Retreat dalam Waktu Dekat, Ada dari PDIP

Rizky Dewantara | 23 Februari 2025, 21:53 WIB
Sejumlah Kepala Daerah Bakal Gabung di Retreat dalam Waktu Dekat, Ada dari PDIP

AKURAT.CO Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarta, mengatakan kemungkinan ada sejumlah kepala daerah yang bergabung di acara pembekalan atau retreat, dalam waktu dekat.

Dia menjelaskan, masih ada 47 kepala daerah yang belum bergabung. Namun, dia tidak menjelaskan siapa saja yang akan hadir, dan kapan mereka akan bergabung.

"Mengenai waktunya kapan, siapa saja mari kita tunggu," kata Bima di Magelang, dikutip Antara, Minggu (23/2/2025).

Baca Juga: Tiga Kepala Daerah Kelelahan Saat Retreat, Dua Dirawat di RS

Bima menyampaikan, sesi materi yang disampaikan menteri mulai Minggu malam ini dan Senin (24/2). Kepala daerah yang tidak hadir, kehilangan sesi Lemhannas.

"Tetapi kita berharap yang akan bergabung ini akan banyak sekali mendapatkan perspektif dari seluruh menko dan menteri menteri terkait yang akan menyampaikan tentang poin-poin Astacita," katanya.

Sebagai informasi, dari 503 kepala daerah yang dijadwalkan hadir dalam retreat, hanya 456 kepala daerah yang hadir, sementara 47 lainnya tidak tampak dalam kegiatan ini.

Dari jumlah tersebut, enam kepala daerah memberikan surat izin resmi karena sakit atau acara keluarga, sementara sisanya tidak memberikan keterangan atas ketidakhadirannya.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, secara resmi menginstruksikan kader-kadernya yang terpilih sebagai kepala daerah untuk tidak menghadiri pembekalan atau retreat, yang diselenggarakan Presiden Prabowo Subianto di Magelang, Jawa Tengah.

Instruksi tersebut tertuang dalam surat bernomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang ditandatangani langsung oleh Megawati pada 20 Februari 2025.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Beri Sanksi Kepala Daerah yang Tak Ikut Retreat di Magelang

Dalam surat tersebut, Megawati dengan tegas meminta seluruh kepala daerah yang diusung PDIP untuk menunda keberangkatan mereka ke retreat yang dijadwalkan berlangsung pada 21-28 Februari 2025.

"Kepala daerah dan wakil kepala daerah diinstruksikan menunda perjalanan ke Magelang untuk mengikuti retret pada 21-28 Februari 2025," demikian isi surat tersebut.

Bagi kader yang telah berada di Magelang, Megawati memerintahkan mereka untuk segera menghentikan partisipasi dan menunggu arahan lebih lanjut. "Tetap berada dalam komunikasi aktif dan standby commander call," tulis Megawati dalam surat tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.