Akurat
Pemprov Sumsel

Hyundai Targetkan Produksi 50 Ribu Baterai EV Pertahun di Pabrik Cikarang

Petrus C. Vianney | 18 September 2023, 14:21 WIB
Hyundai Targetkan Produksi 50 Ribu Baterai EV Pertahun di Pabrik Cikarang

AKURAT.CO - PT HLI Green Power, hasil kolaborasi antara Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution, menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di pabrik sel baterai kendaraan listrik mereka di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada tanggal 14 September 2023.

Setelah menyelesaikan pembangunan pabrik pada Mei 2023, Presiden Jokowi mengapresiasi progres dalam pengembangan pabrik sel baterai HLI. Dengan produksi massal yang dijadwalkan pada April 2024, fasilitas ini diharapkan akan mendukung ekosistem Battery Electric Vehicle (BEV) secara menyeluruh.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas kunjungannya dan sangat mengapresiasi upaya berkelanjutannya dalam memimpin inisiatif keberlanjutan di berbagai sektor. Sejalan dengan visi Indonesia, Hyundai terus berkomitmen dalam memimpin elektrifikasi di industri otomotif Tanah Air," ujar Young Tack Lee selaku President Hyundai Motor ASEAN Headquarters, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Minggu (17/9/2023). 

Baca Juga: Perkembangan Kendaraan Listrik Berdampak Pada Ekonomi Berkelanjutan

Pabrik battery system Hyundai juga sedang dibangun di Cikarang, Jawa Barat, dengan investasi USD 60 juta. Diharapkan dapat memproduksi 50.000 unit Battery System Assembly (BSA) untuk BEV setiap tahunnya.

Kedua pabrik ini akan memasok baterai dan battery system ke BEV Hyundai yang diproduksi di dalam negeri oleh PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia. Ini akan menjadi langkah signifikan menuju kendaraan listrik dengan baterai lokal yang pertama kali diproduksi di Indonesia.

Secara keseluruhan, Hyundai berkomitmen untuk menginvestasikan USD 3 miliar dalam membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, termasuk pabrik sel baterai, pabrik battery system, fasilitas perakitan, dan upaya lainnya. Ini akan mempercepat transisi Indonesia ke mobilitas berkelanjutan dan mendukung rencana pemerintah untuk mencapai netralitas karbon.

"Kami optimis bahwa fasilitas-fasilitas ini akan membantu kami dalam menjawab kebutuhan pasar Indonesia terhadap kendaraan listrik dengan lebih baik, di mana sebelumnya Hyundai juga telah meningkatkan kapasitas produksi IONIQ 5 hingga 20.000 unit per tahun untuk merespons antusiasme tinggi dari konsumen terhadap model EV kami," tambahnya. 

Baca Juga: Pemerintah Targetkan Produksi Kendaraan Listrik RI Capai 3,05 Juta Di Tahun 2023

Dengan investasi ini, Hyundai juga mendukung peningkatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk kendaraan listrik. Kendaraan listrik Hyundai dengan battery system lokal akan mendapatkan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) sebesar 0%.

Pabrik Hyundai di Indonesia juga mendukung upaya PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) dalam memajukan ekosistem kendaraan listrik. HMID telah meluncurkan IONIQ 5 dan IONIQ 6, serta menghadirkan jaringan charging station di lebih dari 200 lokasi, termasuk Ultra Fast Charging Station tercepat di Indonesia.

HMID berencana untuk memperluas jaringan stasiun pengisian daya kendaraan listrik dan telah menjalin kolaborasi dengan Lippo Group pada September 2023 untuk lebih banyak charging station di pusat perbelanjaan. HMID juga berencana untuk memperluas kolaborasinya dengan pihak lain dalam membangun charging station di lebih banyak lokasi untuk semakin meningkatkan kenyamanan berkendara menggunakan kendaraan listrik.

"Kami juga akan melanjutkan sinergi positif dengan pemerintah dalam memperluas pasar EV dan membangun ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air, termasuk mendukung implementasi regulasi dan kebijakan yang diterapkan," pungkas Woojune Cha selaku President Director PT Hyundai Motors Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.