PIK 2 Jadi Kawasan Prioritas Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

AKURAT.CO PLN melalui UID Banten terus memperluas pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sejumlah titik strategis.
Kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) dipilih sebagai salah satu lokasi prioritas karena dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik sekaligus mendukung pertumbuhan kawasan wisata.
General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, mengatakan, pihaknya membuka peluang pengembangan SPKLU secara lebih luas, termasuk di kawasan PIK 2 yang terus berkembang.
“Jadi kami membuka peluang juga secara luas. Tadi juga sudah ada rencana di 20 lokasi. Namun kalau memang di PIK 2 ini ternyata ada lokasi tertentu dan memang membutuhkan, ya kami akan buka secara lebih luas di sini,” ujar Joharifin, beberapa waktu yang lalu.
Menurutnya, PIK 2 dipilih sebagai salah satu lokasi awal pengembangan SPKLU karena memiliki potensi besar sebagai kawasan berkembang dengan jumlah pengguna kendaraan listrik yang cukup tinggi.
Baca Juga: Jangan Dikira Aman, Anggun C Sasmi Trauma Kemalingan Dua Kali di Paris
“Ya, kami melihat potensi sebenarnya. PIK itu adalah daerah berkembang, dan saya kira pemilik atau komunitas mobil listrik cukup banyak,” katanya.
Selain mendukung kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik, PLN juga ingin mendorong pertumbuhan sektor pariwisata melalui kehadiran infrastruktur kendaraan listrik yang memadai.
“Kami ingin mendorong juga supaya daerah-daerah wisata itu bisa lebih berkembang. Jadi bukan semata-mata hanya mengisi daya saja, tapi juga mendukung peningkatan kawasan wisata agar berkembang maksimal,” jelasnya.
PLN menilai keberadaan SPKLU di kawasan wisata dan pusat pertumbuhan baru akan memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik sekaligus mempercepat transisi menuju ekosistem energi bersih di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








