Permintaan Pembiayaan Kendaraan Meningkat, MUF Catat Penyaluran Rp5,93 Triliun di Q1 2026

AKURAT.CO PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatatkan pertumbuhan positif pada kuartal pertama 2026 di tengah proses pemulihan industri multifinance nasional yang masih berlangsung secara bertahap.
Anak usaha Bank Mandiri yang fokus di sektor pembiayaan kendaraan bermotor itu menilai mulai muncul indikasi rebound pasar pembiayaan, meski pemulihan dinilai belum merata di seluruh segmen.
MUF Nilai Pasar Multifinance Mulai Masuki Fase Pemulihan
Mengacu pada data industri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan piutang pembiayaan multifinance sebesar 1,01 persen per Februari 2026. Angka tersebut meningkat dibanding periode sebelumnya yang masih berada di bawah 1 persen.
Direktur PT Mandiri Utama Finance, Dapot Parasian Sukoco Sinaga, menilai kondisi tersebut menjadi sinyal awal bahwa industri mulai bergerak ke arah pemulihan.
“Kami melihat adanya indikasi bahwa pasar mulai mengalami rebound secara bertahap. Hal ini tercermin dari mulai meningkatnya permintaan pembiayaan pada sejumlah segmen tertentu. Namun, pemulihan ini masih bersifat selektif sehingga kami tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam ekspansi,” ujar Direktur PT Mandiri Utama Finance, Dapot Parasian Sukoco Sinaga.
MUF mencatat total penyaluran pembiayaan hingga Maret 2026 mencapai sekitar Rp5,93 triliun. Realisasi tersebut tumbuh sekitar 3,2 persen secara tahunan atau year on year (YoY).
Pertumbuhan itu didorong oleh meningkatnya permintaan pembiayaan pada sejumlah segmen kendaraan bermotor serta kualitas portofolio yang tetap terjaga.
Kendaraan Listrik dan Strategi Selektif Jadi Fokus Pertumbuhan
Menurut MUF, membaiknya daya beli masyarakat serta kondisi ekonomi yang relatif stabil ikut mendukung peningkatan kebutuhan pembiayaan kendaraan.
Perseroan tetap mempertahankan strategi ekspansi yang selektif dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian agar kualitas pembiayaan tetap sehat dalam jangka panjang.
Selain memperkuat sinergi dengan Bank Mandiri Group, MUF juga melihat peluang pertumbuhan baru dari meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik.
Optimalisasi kanal digital serta penguatan segmen potensial juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.
“MUF optimistis tren perbaikan ini dapat terus berlanjut seiring dengan membaiknya daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional, dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas pembiayaan,” kata Dapot.
MUF menegaskan akan terus mendukung pertumbuhan industri multifinance yang sehat dan adaptif melalui strategi bisnis jangka panjang yang prudent serta pengelolaan risiko yang disiplin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9PPh Final Royalti 1,5 Persen bagi Penulis Diberlakukan, Perkuat Ekosistem Literasi Nasional
- 10Kasus Penipuan Kripto Jalan di Tempat, Polda Metro Jaya Diminta Segera Beri Kepastian Hukum





