Ayah Pengaruhi Sektor Pendidikan Anak, Ibu Pada Sisi Emosionalnya

AKURAT.CO Ayah mempunyai pengaruh terhadap prestasi pendidikan, ibu mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap perilaku emosional dan sosial anak-anak, demikian temuan studi tersebut.
Bahkan hanya 10 menit setiap hari saja sudah membuat perbedaan, menurut penelitian yang mengamati ribuan rumah tangga dengan dua orang tua.
Baca Juga: Tafsir Al-Baqarah Ayat 233, Nafkah Ayah pada Keluarganya Adalah Kewajiban
Michael Yogman, seorang dokter anak di Cambridge Health Alliance di Massachusetts, menyatakan manfaat dari pola asuh ganda dalam interaksi dua orang tua dengan anak-anak, hubungan saling percaya, dan sesuatu yang spesifik bagi para ayah itu sendiri.
Yogman, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, adalah penulis utama laporan klinis American Academy of Pediatrics yang disebut Power of Play.
“Saya rasa ayah juga memberikan pengalaman bermain yang saling melengkapi dan tidak berlebihan kepada anak-anak, sehingga interaksi mereka sedikit lebih menggairahkan dan menyenangkan, bahkan di usia yang sangat muda,” kata Yogman.
Permainan ayah cenderung memiliki kualitas yang lebih kuat, kata Yogman.
“Permainan yang mereka mainkan bersama bayi memiliki kualitas yang berbeda-beda. Itu sedikit lebih menggairahkan, lebih banyak permainan fisik. Menggendong bayi tinggi-tinggi di atas kepalanya, menggelitik bayi, mengayuh kaki bayi. Bayi lebih cenderung akan tertawa,” kata Yogman.
"Masalah kritisnya adalah orang tua mendukung perkembangan anak dengan cara yang saling melengkapi," kata Yogman.
“Jadi salah satu orang tua biasanya menekankan keamanan, melindungi anak dari bahaya. Dan yang lainnya lebih sering mendorong kemandirian, mendorong anak untuk bereksplorasi dan mengambil risiko serta mencoba pemecahan masalah secara mandiri. Mereka memberikan manfaat unik dan saling melengkapi. Dan hal ini sesuai dengan sebagian besar teori pembangunan, yang memerlukan keseimbangan aktivitas,” kata Yogman.
Baca Juga: Tragis! Ini Sosok Usman, Ayah Tempramental yang Banting Anak hingga Tewas
Kebanyakan orang tua ingin membantu anak-anak mereka berprestasi di sekolah, dan bagi para ayah, jawabannya dapat ditemukan melalui sesuatu yang sederhana dan menyenangkan.
Sebuah studi baru dari Inggris menemukan bahwa anak-anak akan berprestasi lebih baik di sekolah dasar ketika ayah mereka secara teratur menghabiskan waktu berinteraksi dengan mereka melalui membaca, bermain, bercerita, menggambar, atau bernyanyi.
Para peneliti di Leeds University Business School menemukan bahwa ketika ayah secara teratur berinteraksi dengan anak-anak mereka yang berusia 3 tahun dengan cara-cara ini, anak-anak tersebut akan berprestasi lebih baik di sekolah pada usia 5 tahun. Ketika mereka terlibat dengan anak-anak mereka pada usia 5 tahun, anak-anak tersebut mengalami peningkatan nilai. dalam penilaian kunci pada usia 7 tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








