Gangguan Kesehatan Mental Kuras Setengah dari Seluruh Total Biaya Medis Anak

AKURAT.CO Secara keseluruhan, keluarga Amerika menghabiskan sekitar $31 miliar pada tahun 2021 untuk layanan kesehatan mental anak, yang kini mencakup hampir setengah (sekitar 47%) dari seluruh pengeluaran medis anak, demikian temuan laporan tersebut.
Temuan ini “menggarisbawahi besarnya beban keuangan yang terkait dengan kondisi kesehatan mental anak pada sistem layanan kesehatan AS,” kata sebuah tim yang dipimpin oleh Theoren Loo. Dia bekerja untuk Brightline, sebuah perusahaan California yang berfokus pada perawatan kesehatan mental virtual untuk anak-anak.
Baca Juga: Banyak Siswa Bunuh Diri, Sekolah di Taiwan Tawarkan Cuti Kesehatan Mental Mulai Bulan Ini
Temuan ini dipublikasikan pada 11 Maret di jurnal peer-review JAMA Network Open.
Sebagaimana dicatat oleh penulis penelitian, “prevalensi kondisi kesehatan mental anak-anak dan permintaan akan layanan kesehatan perilaku meningkat di AS.”
Pada tahun 2021, Ahli Bedah Umum AS Dr. Vivek Murthy mengeluarkan laporan yang menguraikan “peningkatan yang mengkhawatirkan dalam prevalensi tantangan kesehatan mental tertentu” di kalangan anak-anak.
Dalam studi tersebut, kelompok Loo melacak data federal tahun 2017-2021 mengenai pengeluaran medis dari sampel perwakilan rumah tangga Amerika.
Mereka menemukan bahwa diagnosis kondisi kesehatan mental pada anak-anak usia 5 hingga 17 tahun meningkat hampir 22% selama lima tahun tersebut.
Menurut perkiraan para peneliti, pada tahun 2021, sekitar satu dari setiap empat (25,9%) anak-anak Amerika, didiagnosis menderita masalah kesehatan mental, totalnya lebih dari 9 juta anak.
Kelompok Loo melaporkan, pengeluaran rumah tangga untuk layanan kesehatan mental anak juga meningkat sekitar 31%, menjadi rata-rata $4,361 atau setara dengan Rp67.981.448 per tahun.
Namun, dalam banyak kasus, anak-anak tidak dirawat sampai mereka menerima perawatan mahal di unit gawat darurat rumah sakit. Hal ini menunjukkan “perlunya peningkatan pelayanan” bagi anak-anak sebelum krisis terjadi, kata tim Loo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








