Bagaimana Karakteristik dari Sel Prokariotik dan Eukariotik Beserta Contoh dan Perbedaannya?
Sultan Tanjung | 22 Juli 2024, 22:20 WIB

AKURAT.CO Sel-sel merupakan unit dasar kehidupan yang membentuk semua makhluk hidup di Bumi.
Dua jenis sel yang paling umum adalah sel prokariotik dan sel eukariotik.
Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi karakteristik masing-masing jenis sel, serta perbedaan utama antara keduanya.
1. Sel Prokariotik
- Definisi: Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki nukleus terpisah dan organel-organel membran.
- Contoh: Bakteri dan archaea adalah contoh sel prokariotik.
- Karakteristik Utama:
- Nukleoid: DNA prokariotik terletak dalam area yang disebut nukleoid, tanpa membran pelindung.
- Ukuran: Sel prokariotik biasanya lebih kecil (0,1 hingga 5,0 μm) dibandingkan sel eukariotik.
- Struktur Sederhana: Sel prokariotik memiliki struktur sederhana dan tidak memiliki organel-organel membran seperti mitokondria, kloroplas, atau retikulum endoplasma.
- Dinding Sel: Dinding sel prokariotik terbuat dari peptidoglikan.
- Ribosom: Ribosom prokariotik memiliki ukuran 70S.
- Tidak Ada Organel Membran: Sel prokariotik tidak memiliki mitokondria, kloroplas, atau organel-organel membran lainnya.
- Reproduksi: Reproduksi sel prokariotik terjadi melalui pembelahan biner.
2. Sel Eukariotik
- Definisi: Sel eukariotik memiliki nukleus terpisah dan berbagai organel membran.
- Contoh: Hewan, tumbuhan, fungi, dan protista (misalnya, alga dan protozoa) adalah contoh sel eukariotik.
- Karakteristik Utama:
- Nukleus: Sel eukariotik memiliki nukleus yang mengandung DNA yang dikelilingi oleh membran nuklir.
- Ukuran: Sel eukariotik biasanya lebih besar (10 hingga 100 μm) dibandingkan sel prokariotik.
- Organel Membran: Sel eukariotik memiliki berbagai organel membran, termasuk mitokondria, kloroplas, retikulum endoplasma, dan Golgi.
- DNA: DNA eukariotik terletak dalam nukleus dan biasanya berbentuk linear.
- Ribosom: Ribosom eukariotik memiliki ukuran 80S.
- Reproduksi: Sel eukariotik dapat bereproduksi secara aseksual (misalnya, pembelahan mitosis) atau seksual (melibatkan gamet).
Kesimpulan
Perbedaan antara sel prokariotik dan eukariotik mencakup struktur, ukuran, dan kompleksitas.
Meskipun keduanya memiliki peran penting dalam kehidupan, pemahaman tentang karakteristik masing-masing sel membantu kita menghargai keberagaman kehidupan di Bumi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





