AKURAT.CO Sesibuk-sibuknya Anda, luangkanlah waktu beberapa menit untuk membacakan anak dongeng sebelum tidur.
Mereka yang gemar akan literasi dan membaca sejak dini cenderung tidak akan mudah ketergantungan gadget, anak juga dilatih untuk bisa berpikir kritis karena aktivitas membaca dapat menumbuhkan kebiasaannya untuk rajin mengecek fakta, membandingkan peristiwa dan pemaparan antara sumber literasi satu dengan yang lainnya. Membaca juga membantu membentuk pola pikir anak serta membantu penalaran berpikir agar tidak serta merta menerima konsep yang sederhana, karena struktur bacaan sebab akibat.
Baca Juga: Dongeng Anak Sebelum Tidur, Petualangan Serigala Sinar Bulan
Kebiasaan membaca juga dapat memantik daya kreativitas anak yang terus bertambah sejalan dengan tumbuh kembang dan usia anak dan anak akan tumbuh menjadi pribadi yang mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya karena kekayaan wawasan yang dimilikinya.
Mama saya pernah mengatakan bahwa “orang yang pintar akademik itu berbeda dengan orang yang pintar wawasan, mama tidak memaksa, tetapi kalau kamu bisa dua-duanya itu akan bagus,” saya yang kala itu masih kecil kemudian mendengar nasihat ini, mulanya tidak mengerti apa maksudnya, saya menganggap bukankah ketika kita pintar dalam hal akademik itu berarti kita memilki wawasan yang bagus. Namun ternyata, itu jelas-jelas berbeda teman, pintar akademik yakni kemampuan seorang siswa untuk bisa memenuhi standar yang ada di sekolahnya, pelajaran-pelajaran yang ada di sekolahnya, sementara, pintar wawasan yakni seberapa besar kamu menguasai banyak isu-isu yang muncul di lingkungan sekitar. Pintar akademik dengan banyak belajar, sementara pintar wawasan dengan banyak membaca buku.
Baca Juga: Gebrakan Parlemen Korea Utara: Bahas RUU untuk Ubah Negara Jadi 'Negeri Dongeng' Sosialis
Anak yang memiliki kecerdasan wawasan, tidak hanya mampu menghapal dan berhitung, namun juga mampu mengungkapkan ide-idenya, mengungkapkan pendapat, mampu berargumentasi, kritis terhadap setiap informasi yang didapatnya serta tidak mudah percaya pada sesuatu hal yang belum jelas faktanya dan juga memiliki kemampuan serta kekayaan kosakata bahasa yang mumpuni.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









