Kontraksi Asli vs Palsu: Kenali Perbedaannya agar Tidak Panik Menjelang Persalinan

AKURAT.CO Saat hamil, penanda waktu persalinan adalah kontraksi. Ada dua jenis kontraksi, yaitu kontraksi asli dan kontraksi palsu.
Lalu, apa perbedaan keduanya? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.
Kontraksi merupakan reaksi alami otot rahim yang berkontraksi dan mengendur sebagai bagian dari persiapan tubuh menjelang persalinan. Kontraksi memiliki dua jenis, yaitu:
Kontraksi palsu - pertanda tubuh sedang latihan menjelang persalinan.
Kontraksi asli - pertanda nyata bahwa proses melahirkan akan segera dimulai.
Perbedaan Kontraksi Asli dan Kontraksi Palsu
Frekuensi dan Pola Kontraksi
Kontraksi palsu - tidak teratur, bisa hilang jika posisi tubuh berubah atau beristirahat.
Kontraksi asli - teratur dan semakin sering, biasanya berlangsung setiap 5-10 menit menjelang persalinan.
Intensitas dan Durasi Nyeri
Kontraksi palsu - hanya dirasakan pada bagian bawah perut, berlangsung singkat.
Kontraksi asli - nyeri menjalar dari punggung ke perut depan dan terasa semakin kuat setiap kali terjadi.
Waktu Terjadinya
Kontraksi palsu - biasanya muncul pada sore atau malam hari.
Kontraksi asli - bisa muncul kapan saja dan semakin sering menjelang persalinan.
Perubahan pada Serviks
Kontraksi palsu - tidak memengaruhi serviks sehingga tidak menandakan proses melahirkan sudah dimulai.
Kontraksi asli - menyebabkan perubahan pada serviks mulai dari pelunakan, penipisan, hingga pembukaan.
Respons terhadap Aktivitas
Kontraksi palsu - berkurang ketika ibu beristirahat, duduk, atau mengganti posisi tidur.
Kontraksi asli - tidak berkurang meski ibu sudah beristirahat.
Cara Mengatasi Kontraksi Palsu agar Tetap Nyaman
Ubah posisi tubuh - duduk atau berbaring ke kiri untuk membantu aliran darah ke janin.
Minum air putih lebih banyak - dehidrasi dapat memperburuk kontraksi palsu.
Mandi air hangat - membantu mengendurkan otot rahim dan mengurangi ketegangan.
Istirahat cukup - mengurangi aktivitas berat agar tubuh tidak kelelahan.
Teknik pernapasan - cobalah latihan napas yang diajarkan dalam kelas persiapan persalinan.
Waktu Harus ke Rumah Sakit
Kontraksi teratur setiap 5 menit selama 1 jam.
Nyeri semakin intens dan tidak berkurang meski sudah beristirahat.
Keluar lendir bercampur darah atau air ketuban pecah.
Gerakan janin terasa berkurang dari biasanya.
Tips Persiapan Menjelang Persalinan
Menyiapkan tas melahirkan sejak usia kehamilan 36 minggu.
Mencatat waktu dan durasi kontraksi setiap kali terjadi.
Berdiskusi dengan dokter tentang tanda-tanda melahirkan sesuai kondisi kehamilan.
Pastikan selalu ada pendamping yang siap mengantar ke rumah sakit.
Membedakan kontraksi asli dan palsu sangat penting terutama bagi calon ibu baru. Kontraksi palsu merupakan bagian normal dari proses kehamilan dan bukan pertanda.
Kontraksi asli membutuhkan perhatian medis karena pertanda tubuh siap untuk melahirkan. Dengan memahami ciri-ciri keduanya, ibu hamil dapat lebih siap menghadapi momen penting kelahiran buah hati.
Laporan: Marina Yeremin Sindika Sari/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







