Akurat
Pemprov Sumsel

Kontraksi Asli vs Palsu: Kenali Perbedaannya agar Tidak Panik Menjelang Persalinan

Redaksi Akurat | 26 Maret 2026, 11:19 WIB
Kontraksi Asli vs Palsu: Kenali Perbedaannya agar Tidak Panik Menjelang Persalinan
Membedakan kontraksi asli dan palsu sangat penting menjelang persalinan. (Ilustrasi/bebeclub.co.id)

AKURAT.CO Saat hamil, penanda waktu persalinan adalah kontraksi. Ada dua jenis kontraksi, yaitu kontraksi asli dan kontraksi palsu.

Lalu, apa perbedaan keduanya? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Kontraksi merupakan reaksi alami otot rahim yang berkontraksi dan mengendur sebagai bagian dari persiapan tubuh menjelang persalinan. Kontraksi memiliki dua jenis, yaitu:

Kontraksi palsu - pertanda tubuh sedang latihan menjelang persalinan.

Kontraksi asli - pertanda nyata bahwa proses melahirkan akan segera dimulai.

Perbedaan Kontraksi Asli dan Kontraksi Palsu

Frekuensi dan Pola Kontraksi

Kontraksi palsu - tidak teratur, bisa hilang jika posisi tubuh berubah atau beristirahat.

Kontraksi asli - teratur dan semakin sering, biasanya berlangsung setiap 5-10 menit menjelang persalinan.

Intensitas dan Durasi Nyeri

Kontraksi palsu - hanya dirasakan pada bagian bawah perut, berlangsung singkat.

Kontraksi asli - nyeri menjalar dari punggung ke perut depan dan terasa semakin kuat setiap kali terjadi.

Waktu Terjadinya

Kontraksi palsu - biasanya muncul pada sore atau malam hari.

Kontraksi asli - bisa muncul kapan saja dan semakin sering menjelang persalinan.

Perubahan pada Serviks

Kontraksi palsu - tidak memengaruhi serviks sehingga tidak menandakan proses melahirkan sudah dimulai.

Kontraksi asli - menyebabkan perubahan pada serviks mulai dari pelunakan, penipisan, hingga pembukaan.

Respons terhadap Aktivitas

Kontraksi palsu - berkurang ketika ibu beristirahat, duduk, atau mengganti posisi tidur.

Kontraksi asli - tidak berkurang meski ibu sudah beristirahat.

Cara Mengatasi Kontraksi Palsu agar Tetap Nyaman

Ubah posisi tubuh - duduk atau berbaring ke kiri untuk membantu aliran darah ke janin.

Minum air putih lebih banyak - dehidrasi dapat memperburuk kontraksi palsu.

Mandi air hangat - membantu mengendurkan otot rahim dan mengurangi ketegangan.

Istirahat cukup - mengurangi aktivitas berat agar tubuh tidak kelelahan.

Teknik pernapasan - cobalah latihan napas yang diajarkan dalam kelas persiapan persalinan.

Waktu Harus ke Rumah Sakit

  • Kontraksi teratur setiap 5 menit selama 1 jam.

  • Nyeri semakin intens dan tidak berkurang meski sudah beristirahat.

  • Keluar lendir bercampur darah atau air ketuban pecah.

  • Gerakan janin terasa berkurang dari biasanya.

Tips Persiapan Menjelang Persalinan

  • Menyiapkan tas melahirkan sejak usia kehamilan 36 minggu.

  • Mencatat waktu dan durasi kontraksi setiap kali terjadi.

  • Berdiskusi dengan dokter tentang tanda-tanda melahirkan sesuai kondisi kehamilan.

  • Pastikan selalu ada pendamping yang siap mengantar ke rumah sakit.

Membedakan kontraksi asli dan palsu sangat penting terutama bagi calon ibu baru. Kontraksi palsu merupakan bagian normal dari proses kehamilan dan bukan pertanda.

Kontraksi asli membutuhkan perhatian medis karena pertanda tubuh siap untuk melahirkan. Dengan memahami ciri-ciri keduanya, ibu hamil dapat lebih siap menghadapi momen penting kelahiran buah hati.

Laporan: Marina Yeremin Sindika Sari/magang

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
W
Editor
Wahyu SK