8 Fitur Utama Rumah Pendidikan, Aplikasi Pengganti PMM Era Nadiem Makarim

AKURAT.CO Seiring dengan pesatnya perkembangan digitalisasi pendidikan, kebutuhan belajar masyarakat modern semakin meningkat.
Salah satu inisiatif terbaru adalah peluncuran aplikasi Rumah Pendidikan pada Januari 2025.
Aplikasi ini dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen) untuk menggantikan platform Merdeka Mengajar yang sebelumnya diperkenalkan oleh Nadiem Makarim yang menuai keluhan guru terkait penggunaannya.
Kepala Pusat Data dan Informasi, Yudhistira Nugraha, menyatakan aplikasi Rumah Pendidikan bagian dari program quick win Presiden Prabowo.
"Rumah Pendidikan mendukung program Quick Win prioritas Presiden." ujarnya dari YouTube Rumah Belajar Kemdikbud Rabu, (15/1/2025)
Artikel ini akan mengulas fitur-fitur utama dari aplikasi Rumah Pendidikan serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya.
Baca Juga: Sambut Aplikasi Rumah Pendidikan, Selamat Tinggal Platform Merdeka Mengajar atau PMM
1. Penggantian Platform Merdeka Mengajar
Platform Rumah Pendidikan dirancang menggantikan platform terdahulu, termasuk Platform Merdeka Mengajar (PMM), yang menuai keluhan guru terkait penggunaannya.
Aplikasi pendidikan sebelumnya disempurnakan melalui platform ini dengan pembaruan dan fitur sesuai kebutuhan pengguna.
Rumah Pendidikan menawarkan antarmuka yang lebih user-friendly dan fitur yang lebih lengkap untuk mendukung proses belajar-mengajar.
2. Fitur Utama Aplikasi Rumah Pendidikan
Mengutip keterangan Kemendikdasmen, Rumah Pendidikan adalah aplikasi digital yang dirancang untuk memudahkan akses pendidikan secara daring.
Platform ini menyatukan berbagai materi dan fitur interaktif bagi siswa dan pengajar.
Rumah Pendidikan memiliki delapan ruang utama, masing-masing untuk kebutuhan guru, sekolah, murid, orang tua, dan lainnya.
Setiap ruang dirancang untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif, kolaboratif, dan terintegrasi antara semua pihak terkait.
Berikut delapan ruang utama aplikasi digital Rumah Pendidikan:
- Ruang GTK – Untuk guru, menyediakan materi pembelajaran, pelatihan, dan forum diskusi.
- Ruang Sekolah – Untuk data dan informasi sekolah, termasuk administrasi dan manajemen sekolah.
- Ruang Bahasa – Untuk sumber belajar bahasa, menyediakan materi dan latihan bahasa asing.
- Ruang Murid – Untuk akses materi pembelajaran dan tugas, memungkinkan siswa belajar secara mandiri.
- Ruang Pemerintah – Untuk kebijakan dan monitoring, memudahkan pengawasan dan evaluasi pendidikan.
- Ruang Mitra – Untuk kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan organisasi non-pemerintah.
- Ruang Publik – Untuk informasi umum, menyediakan berita dan informasi terkini tentang pendidikan.
- Ruang Orang Tua – Untuk memantau perkembangan anak, memungkinkan orang tua terlibat dalam proses belajar anak.
Baca Juga: Sambut Aplikasi Rumah Pendidikan, Selamat Tinggal Platform Merdeka Mengajar atau PMM
3. Tantangan Implementasi
Adapun tantangan utama Rumah Pendidikan adalah akses teknologi dan pemahaman fitur oleh pengguna, terutama guru.
Sosialisasi yang intens diperlukan agar pengguna, terutama guru, dapat memahami dan menggunakan fitur yang tersedia.
Selain itu, infrastruktur teknologi yang memadai juga menjadi faktor penting untuk memastikan aplikasi ini dapat diakses oleh semua pihak, termasuk di daerah terpencil.
Kesimpulan
Peluncuran aplikasi Rumah Pendidikan merupakan langkah signifikan dalam digitalisasi pendidikan di Indonesia.
Dengan fitur-fitur yang komprehensif dan antarmuka yang ramah pengguna, aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memudahkan akses belajar bagi semua pihak.
Namun, tantangan dalam hal akses teknologi dan pemahaman fitur oleh pengguna perlu diatasi melalui sosialisasi dan peningkatan infrastruktur.
Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah, sekolah, guru, dan masyarakat, diharapkan aplikasi ini dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi pendidikan di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








