Akurat
Pemprov Sumsel

Bagaimana Pelaksanaan Gotong Royong sebagai Latihan Bela Negara Indonesia? Inilah 5 Contoh yang Akurat

Sultan Tanjung | 10 April 2025, 13:00 WIB
Bagaimana Pelaksanaan Gotong Royong sebagai Latihan Bela Negara Indonesia? Inilah 5 Contoh yang Akurat

 

AKURAT.CO Gotong royong merupakan nilai budaya luhur dalam masyarakat Indonesia yang mencerminkan semangat kebersamaan dan kerja sama.

Lebih dari sekadar tradisi, gotong royong juga berperan sebagai sarana latihan bela negara.

Melalui berbagai kegiatan kolektif, warga negara dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan tanggung jawab sosial.

Artikel ini membahas pelaksanaan gotong royong dalam konteks bela negara serta manfaatnya bagi masyarakat luas.

Baca Juga: Gotong Royong Sebagai DNA Memajukan Bangsa di Era Digital

Pengertian Gotong Royong

Gotong royong berasal dari kata "gotong" yang berarti bekerja dan "royong" yang berarti bersama.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gotong royong adalah bentuk kerja sama antaranggota komunitas.

Dalam konteks bela negara, gotong royong merupakan perwujudan nilai Pancasila, khususnya sila ketiga: Persatuan Indonesia.

Pelaksanaan Gotong Royong dalam Bela Negara

1. Kerja Bakti

Kegiatan membersihkan lingkungan, memperbaiki fasilitas umum, hingga kegiatan sosial lainnya merupakan bentuk kerja bakti.

Masyarakat belajar bekerja sama dan berkontribusi untuk kesejahteraan bersama.

2. Ronda Malam dan Siskamling

Sistem keamanan lingkungan, seperti ronda malam, menunjukkan bentuk partisipasi warga dalam menjaga ketertiban.

Kegiatan ini menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap keamanan wilayah.

3. Tanggap Bencana

Saat terjadi bencana, masyarakat saling membantu dengan tenaga, barang, dan dukungan moral.

Ini memperlihatkan nilai solidaritas dan kepedulian sosial yang tinggi.

4. Pendidikan dan Sosialisasi

Sekolah-sekolah sering mengadakan kegiatan sosial seperti penanaman pohon dan kebersihan lingkungan untuk menanamkan nilai gotong royong pada generasi muda sebagai bentuk bela negara.

5. Membangun Fasilitas Umum

Pembangunan jalan, jembatan, dan rumah ibadah melalui gotong royong mencerminkan rasa memiliki dan kebersamaan. Ini memperkuat keterikatan warga dengan lingkungannya.

Baca Juga: Jalan Rusak Tak Kunjung Dibenahi Pemerintah, Warga Losari Lor Brebes Gotong Royong Perbaiki dengan Galang Dana Sendiri

Manfaat Gotong Royong dalam Bela Negara

  • Meningkatkan Rasa Persatuan: Menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk tujuan bersama.

  • Membangun Kepedulian Sosial: Mendorong warga saling peduli terhadap lingkungan dan sesama.

  • Menumbuhkan Jiwa Patriotisme: Menanamkan cinta tanah air dan tanggung jawab sebagai warga negara.

  • Memperkuat Ketahanan Sosial: Membentuk masyarakat yang tangguh dalam menghadapi tantangan.

Baca Juga: Sikap Apa Saja yang Harus Ditunjukkan dalam Kegiatan Gotong Royong? Ikuti 6 Hal Berikut Ini

Pelaksanaan gotong royong sebagai latihan bela negara mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan tanggung jawab sosial.

Melalui kerja bakti, ronda malam, aksi tanggap bencana, pendidikan sosial, dan pembangunan fasilitas umum, gotong royong tidak hanya memperkuat persatuan tetapi juga membentuk karakter warga negara yang cinta tanah air.

Oleh karena itu, semangat gotong royong perlu terus dijaga dan dikembangkan untuk mendukung kemajuan bangsa Indonesia.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.