Akurat
Pemprov Sumsel

Makna Persatuan Menurut KBBI: Penjelasan Lengkap yang Relevan dengan Kehidupan Bangsa

Naufal Lanten | 18 Agustus 2025, 12:55 WIB
Makna Persatuan Menurut KBBI: Penjelasan Lengkap yang Relevan dengan Kehidupan Bangsa

AKURAT.CO Kalau kita berbicara tentang persatuan, pasti yang terlintas adalah kebersamaan, hidup rukun, dan kekompakan. Tapi, tahukah kamu bagaimana sebenarnya arti persatuan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)?

Menurut KBBI, persatuan berarti gabungan (ikatan, kumpulan, dan sebagainya) dari beberapa bagian yang sudah bersatu. Jadi, persatuan itu bukan sekadar kumpul ramai-ramai, melainkan menyatunya perbedaan yang ada sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.

Asal katanya pun menarik. Kata “persatuan” berasal dari kata dasar “satu” yang berarti utuh dan tidak terpisah-pisah. Sementara itu, “kesatuan” diartikan sebagai perihal satu. Jika digabungkan, persatuan dan kesatuan memiliki makna menyatunya keanekaragaman menjadi sebuah kebulatan yang harmonis.


Persatuan dalam Konteks Indonesia

Indonesia dikenal sebagai bangsa yang sangat beragam. Ada lebih dari 1.300 suku bangsa, ratusan bahasa daerah, budaya yang berbeda-beda, hingga latar belakang sosial ekonomi yang beragam. Walaupun begitu, masyarakat Indonesia tetap bisa bekerja sama, hidup berdampingan, dan saling menghargai.

Inilah yang disebut Persatuan Indonesia. Makna ini bahkan tercantum dalam Sila Ketiga Pancasila, yaitu “Persatuan Indonesia”. Sila tersebut menegaskan bahwa nilai persatuan bangsa dan kesatuan wilayah adalah pengikat utama dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk, sesuai dengan semboyan kita “Bhinneka Tunggal Ika”.


Pentingnya Persatuan dan Kesatuan di Tengah Keberagaman

Persatuan dan kesatuan bukan hanya sekadar slogan. Dalam kehidupan sehari-hari, keduanya punya peran besar dalam menjaga keutuhan bangsa. Dikutip dari buku Super Complete Kelas 4, 5, 6 SD/MI oleh Meity Mudikawaty dkk. (2018), ada beberapa makna penting persatuan dan kesatuan dalam keberagaman masyarakat Indonesia, antara lain:

  • Persatuan dan kesatuan menjadi faktor penting untuk menjalin kebersamaan sehingga Indonesia tetap bulat dan utuh sebagai satu bangsa.

  • Rasa persatuan memupuk kemanusiaan dan toleransi, sehingga kita bisa menghargai perbedaan tanpa harus memaksakan kehendak.

  • Persatuan dan kesatuan adalah kunci hidup serasi, rukun, dan harmonis, yang berdampak pada terjaganya nasionalisme dan kelancaran pembangunan nasional.

Kalau dipikir-pikir, tanpa persatuan, bangsa sebesar Indonesia bisa terpecah belah. Bayangkan kalau setiap kelompok hanya mementingkan dirinya sendiri, pasti konflik tidak bisa dihindari.


Nilai-Nilai dalam Persatuan dan Kesatuan

Persatuan juga memiliki nilai-nilai penting yang bisa menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa. Menurut Sukamti (2019) dalam bukunya PPKn: Buku Pendamping Siswa Cerdas, beberapa nilai persatuan dan kesatuan antara lain:

  • Menjaga keutuhan NKRI.

  • Meningkatkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

  • Mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.

  • Menjunjung tinggi toleransi dan hak asasi manusia (HAM).

  • Mengedepankan musyawarah dalam pengambilan keputusan.

  • Menumbuhkan rasa kekeluargaan dan keadilan.

Nilai-nilai ini bukan cuma teori di buku, tapi bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dengan menghargai teman yang berbeda agama, ikut gotong royong di lingkungan, atau bersikap adil dalam kelompok.


Persatuan Sebagai Fondasi NKRI

Kalau dilihat secara mendalam, persatuan dalam konteks bangsa Indonesia adalah persatuan yang menyatukan wilayah dan masyarakat dalam satu ikatan yang kita kenal sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Itulah mengapa persatuan sangat ditekankan sejak zaman perjuangan kemerdekaan hingga sekarang. Keberagaman yang ada justru menjadi kekuatan, asal kita bisa menjaganya dengan rasa kebersamaan, toleransi, dan nasionalisme.

Baca Juga: Arti dan Terjemahan Kata “Wilujeng” dalam Bahasa Indonesia, Salam Penuh Doa dalam Budaya Sunda

Baca Juga: Demokrasi: Makna, Evolusi, dan Peran Rakyat dalam Pemerintahan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.