Resiko atau Risiko? Begini Penulisan yang Benar Menurut KBBI

AKURAT.CO Pernah bingung mana yang benar: resiko atau risiko? Kedua kata ini terdengar mirip dan sering dipakai bergantian, bahkan dalam tulisan formal sekalipun.
Namun, menurut aturan bahasa, hanya ada satu yang dianggap benar.
Lantas, bagaimana penulisan yang tepat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)?
Penulisan yang Baku: Risiko
Jika merujuk pada KBBI, bentuk baku adalah risiko. Sementara resiko dianggap tidak baku. Jika Anda mencari kata resiko di KBBI daring, akan muncul catatan bahwa bentuk yang benar adalah risiko.
Dalam KBBI, risikondidefinisikan sebagai akibat yang kurang menyenangkan (merugikan, membahayakan).
Kesalahan penulisan biasanya muncul karena kebiasaan pengucapan sehari-hari. Banyak orang menyebutnya resiko sehingga bentuk itulah yang terbawa ke tulisan.
Padahal, secara etimologis kata ini berasal dari bahasa Italia risico, kemudian masuk melalui bahasa Prancis risque, hingga bahasa Inggris risk.
Semua bentuk asalnya menggunakan huruf s, bukan se. Maka, bahasa Indonesia menetapkan bentuk baku: risiko.
Baca Juga: Fenomena Doom Spending: Saat Gen Z Boros Demi Redakan Stres
Contoh Penggunaan Risiko dalam Kalimat
-
Setiap keputusan investasi pasti memiliki risiko kerugian.
-
Merokok meningkatkan risiko terkena penyakit paru-paru.
-
Tidak memakai helm saat berkendara menambah risiko kecelakaan.
Mengikuti kaidah KBBI bukan hanya soal aturan bahasa, tetapi juga soal kejelasan komunikasi. Dengan penulisan yang tepat:
-
Pesan lebih mudah dipahami.
-
Tulisan terlihat rapi dan profesional.
-
Tidak menimbulkan kebingungan pembaca.
Baik saat membuat laporan kerja, tugas akademik, maupun konten media sosial, memakai bentuk baku akan membuat tulisan lebih meyakinkan.
Jadi, meskipun telinga kita lebih sering mendengar resiko, usahakan tetap menulis risiko agar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar.
Baca Juga: Hong Kong Terbuka: Langkah Adnan/Indah Terhenti di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final
Laporan: Nadira Maia Arziki/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








