Gerhana Bulan Darah Akan Terjadi September 2025, Begini Cara Menyaksikannya

AKURAT.CO Fenomena langit langka akan terjadi pada September 2025, yaitu gerhana Bulan total atau yang dikenal sebagai Blood Moon. Peristiwa ini bisa disaksikan di berbagai belahan dunia, termasuk Asia, Australia, Afrika, hingga sebagian Eropa.
Di India, kota-kota besar seperti Delhi, Mumbai, Kolkata, Pune, Lucknow, Hyderabad dan Chandigarh berpeluang mendapat pemandangan jelas. Namun, kondisi cuaca seperti awan tebal maupun polusi bisa memengaruhi kualitas pengamatan.
Gerhana Bulan Darah terjadi ketika Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan, sehingga bayangan Bumi menutupi Bulan. Alih-alih hilang dalam kegelapan, Bulan justru memancarkan cahaya merah tembaga karena efek penyaringan atmosfer Bumi.
Proses ini disebut hamburan Rayleigh, di mana cahaya dengan gelombang pendek seperti biru tersaring, sementara warna merah dan oranye tetap menembus hingga mengenai permukaan Bulan. Inilah yang membuatnya tampak seperti bola merah bercahaya.
Dikutip dari NewsBytes, Kamis (28/8/2025), berbeda dengan gerhana Matahari, peristiwa ini aman dilihat langsung dengan mata telanjang tanpa alat bantu khusus. Meski begitu, penggunaan teropong atau teleskop bisa memperjelas detail pemandangan langit.
Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, disarankan menyaksikan gerhana di area terbuka dengan polusi dan awan minimal. Dengan begitu, pengamat dapat menikmati sepenuhnya momen langka ketika Bulan berubah menjadi merah darah di langit malam.
Di Indonesia, gerhana Bulan total ini akan berlangsung pada 7-8 September 2025 dengan tahapan berikut (WIB):
- Awal Penumbra: 22.26 WIB
- Awal Gerhana Sebagian: 23.26 WIB
- Awal Gerhana Total: 00.30 WIB (8 September)
- Puncak Gerhana: 01.11 WIB
- Akhir Gerhana Total: 01.53 WIB
- Akhir Gerhana Sebagian: 02.56 WIB
- Akhir Penumbra: 03.56 WIB
Secara keseluruhan, gerhana dapat dinikmati selama lebih dari lima jam, dengan fase totalitas sekitar satu jam lebih.
Seluruh wilayah Indonesia berkesempatan menyaksikan fenomena ini, kecuali sebagian Papua timur yang mungkin tidak dapat melihat fase terakhir karena Bulan sudah terbenam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






