Mengamalkan Sila Ke-5 Pancasila untuk Wujudkan Keadilan Sosial
Eko Krisyanto | 19 September 2025, 22:51 WIB

AKURAT.CO Pancasila menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia yang berisi nilai moral dan etika untuk dijalankan setiap hari.
Sila ke-5, “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” menekankan pentingnya kesetaraan dan kesejahteraan bagi semua warga negara.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan, keadilan sosial berarti hak dan kewajiban harus dijalankan seimbang agar masyarakat dapat hidup harmonis.
Terdapat 15 contoh penerapan sila ke-5 yang bisa dilakukan di berbagai aktivitas harian.
Di antaranya bersikap adil kepada siapa pun, menghormati hak sesama, memberi pertolongan agar orang lain mampu mandiri, serta menjaga keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kepentingan umum.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak menggunakan harta atau kekuasaan demi pemerasan, pemborosan, gaya hidup berlebihan, maupun perbuatan yang merugikan orang banyak.
Baca Juga: Apa Itu Demokrasi Pancasila? Inilah Konsep, Prinsip, dan Penerapannya dalam Kehidupan Bangsa
Nilai-nilai ini juga relevan diterapkan sejak dini. Di lingkungan anak-anak, contohnya berbagi mainan secara adil, membantu teman yang kesulitan, tidak menyombongkan diri, dan menghargai hasil karya teman sebaya. Kebiasaan sederhana seperti ini dapat menumbuhkan rasa empati dan solidaritas sejak usia muda.
Selain itu, penerapan sila ke-5 mencakup semangat gotong royong, kepedulian terhadap kesejahteraan bersama, serta penghargaan terhadap hak dan kewajiban orang lain.
Setiap tindakan yang mencerminkan keseimbangan hak serta tanggung jawab akan membawa dampak positif bagi lingkungan sosial.
Mengamalkan sila ke-5 tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat.
Jika setiap orang menanamkan nilai keadilan sosial dalam keluarga, sekolah, tempat kerja, dan komunitas, cita-cita bangsa untuk menciptakan kehidupan yang setara dan harmonis dapat terwujud.
Dinda NS (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







