Hanya 1 dari 5 Peserta UTBK Lolos PTN, Tryout Jadi Cara Ukur Peluang Sejak Dini

AKURAT.CO Setiap tahun, jutaan siswa SMA di Indonesia mengikuti UTBK-SNBT dengan harapan menembus perguruan tinggi negeri (PTN). Namun data seleksi menunjukkan realitas yang tidak mudah.
Hanya sekitar 18–22 persen peserta UTBK yang berhasil lolos PTN, yang berarti dari lima siswa, empat di antaranya belum mencapai kampus impian.
Ketatnya persaingan UTBK membuat kesiapan tidak bisa lagi diukur sekadar dari banyaknya materi yang dipelajari. Mengukur peluang sejak dini menjadi langkah penting agar siswa memahami posisi dan strategi mereka.
Salah satu cara yang kini banyak dimanfaatkan adalah mengikuti tryout UTBK berbasis simulasi ujian asli, seperti yang tersedia melalui platform Ruanguji dari Ruangguru.
UTBK Bukan Sekadar Ujian, Tapi Adu Strategi
UTBK-SNBT tidak lagi berfokus pada hafalan. Struktur ujian dalam beberapa tahun terakhir menitikberatkan pada Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Literasi, yang menguji kemampuan berpikir logis, pemahaman bacaan, serta penalaran matematika.
Hasil evaluasi pendidikan nasional menunjukkan bahwa lebih dari 60 persen peserta UTBK mengalami kesulitan pada subtes penalaran dan literasi, bukan pada materi hafalan. Kondisi ini membuat banyak siswa merasa sudah belajar keras, namun hasil yang diperoleh belum sesuai harapan.
Di sinilah peran tryout menjadi penting, bukan hanya sebagai latihan mengerjakan soal, tetapi juga sebagai alat diagnosis kesiapan akademik sebelum menghadapi UTBK yang sesungguhnya.
Tryout UTBK-SNBT Ruanguji dirancang menyerupai UTBK asli, mulai dari format soal, durasi pengerjaan, hingga sistem penilaian. Simulasi ini membantu siswa memahami ritme ujian dan tekanan waktu yang nyata.
Tryout tersebut mencakup tujuh subtes utama UTBK, yaitu Penalaran Umum, Pemahaman Bacaan dan Menulis, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Pengetahuan Kuantitatif, Literasi Bahasa Indonesia, Literasi Bahasa Inggris, serta Penalaran Matematika.
Dengan struktur ini, siswa tidak hanya berlatih menjawab soal, tetapi juga mengukur kekuatan dan kelemahan secara objektif. Pemahaman tersebut menjadi bekal penting untuk menyusun strategi belajar yang lebih tepat sebelum UTBK berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








