Buku Ubah Masa Depan: Harapan Anak Panti Tumbuh dari Donasi di Sedayu City

AKURAT.CO Di tengah deretan pusat kuliner dan ruang gaya hidup di Sedayu City, Kelapa Gading, sebuah gerakan sederhana namun penuh makna tengah berlangsung.
Program Gift of Hope – Donasi Buku 2.0 hadir bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan upaya menumbuhkan harapan bagi anak-anak panti asuhan melalui buku.
Selama periode 15 Maret hingga 15 Mei 2026, masyarakat diajak untuk menyumbangkan buku dan alat tulis di sejumlah titik, seperti Old Shanghai, Grand Waterfront, Suite Life, dan Kampoeng Seafood.
Donasi tersebut akan disalurkan ke beberapa panti asuhan, salah satunya Panti Asuhan Anni’Mah di Cakung.
Bagi anak-anak panti, buku bukan sekadar media belajar, tetapi jendela untuk mengenal dunia di luar lingkungan mereka.
Melalui buku, mereka bisa membayangkan tempat baru, memahami berbagai kemungkinan hidup, hingga menumbuhkan harapan akan masa depan yang lebih baik.
Hal inilah yang mendorong Andik (41) untuk ikut berpartisipasi. Ia bahkan mengajak putrinya memilih langsung buku yang akan didonasikan.
“Saya membeli Atlas Dunia untuk Pelajar dan Cerita Rakyat Nusantara. Saya ingin mereka tahu dunia ini luas, dan mereka punya kesempatan untuk menjadi bagian dari itu,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Gift of Hope – Donasi Buku 2.0.
Menurut Andik, memperkenalkan dunia melalui buku adalah langkah awal untuk membuka cara pandang anak-anak terhadap kehidupan.
Kontribusi serupa datang dari Kevin Johan (27), yang membawa satu kardus penuh buku pilihan.
Baca Juga: Rekam Jejak Auditor Alpriado Osmond Disorot, Statusnya di RSM Indonesia Dipertanyakan
Ia berharap buku-buku tersebut dapat menjadi bekal awal bagi anak-anak dalam membangun masa depan.
“Saya mendonasikan buku Belajar Coding untuk Pemula, Rich Dad Poor Dad versi remaja, serta beberapa buku motivasi. Harapannya, mereka bisa memiliki keterampilan dan pola pikir yang membantu mereka keluar dari keterbatasan,” katanya.
Ia menilai akses terhadap pengetahuan praktis, seperti teknologi dan literasi finansial, dapat menjadi kunci perubahan hidup.
Sementara itu, Narita (35), seorang ibu dua anak, memilih berkontribusi melalui alat tulis. Ia membawa perlengkapan belajar lengkap untuk mendukung kebutuhan dasar anak-anak panti.
“Saya membawa buku tulis, pulpen, penggaris, hingga pensil warna. Kadang kita lupa, sebelum membaca buku, mereka butuh alat untuk belajar dengan layak,” ujarnya.
Ia menambahkan, fasilitas belajar yang memadai dapat meningkatkan semangat anak-anak dalam menempuh pendidikan.
Program ini menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil.
Satu buku mungkin terlihat sederhana, namun bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan, buku tersebut bisa menjadi titik awal menuju masa depan yang lebih baik.
Melalui cerita, ilmu pengetahuan, dan inspirasi yang terkandung di dalamnya, buku mampu membuka wawasan, membangun mimpi, serta menumbuhkan keberanian untuk melangkah lebih jauh.
Di tengah berbagai keterbatasan, buku menjadi jembatan harapan—membuka peluang, memberi arah, dan menghadirkan kemungkinan baru bagi masa depan mereka.
Karena dari satu buku yang diberikan dengan tulus, lahir harapan yang tak terbatas.
Baca Juga: Motor Listrik BGN
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






