Akurat Logo

Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Halaman 305 Kurikulum Merdeka: Penilaian Pengetahuan

Dani Zahra | 19 Mei 2026, 16:15 WIB
Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Halaman 305 Kurikulum Merdeka: Penilaian Pengetahuan
Kunci jawaban PAI kelas 10 halaman 305. (Canva)

AKURAT.CO Berikut kunci jawaban PAI Kelas 10 halaman 305 Kurikulum Merdeka bagian Penilaian Pengetahuan yang dapat dijadikan bahan belajar dan referensi siswa saat mengerjakan tugas.

Soal-soal ini membahas materi dakwah Wali Songo, metode penyebaran Islam di Nusantara, hingga ajaran para sunan dalam menyebarkan nilai-nilai Islam dengan damai dan bijaksana.

Simak kunci jawaban lengkap beserta pembahasannya berikut ini.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 175 Kurikulum Merdeka, Bahas Pro dan Kontra Puisi Esai!

Penilaian Pengetahuan

A. Berikanlah tanda silang (X) pada opsi jawaban A, B, C, D atau E yang merupakan jawaban yang paling tepat!

1) Tradisi minum tuak, kepercayaan animisme dan dinamisme pada masa sebelum datangnya Wali Songo, diluruskan oleh para wali dengan metode dakwah yang penuh kelembutan dan kedamaian serta pelan-pelan dan bertahap. Metode ini disebut dengan....

A. Tadrij

B. Takfiri

C. Tarkhim

D. ‘Adamul Haraj

E. Ahlul Halli wal ‘aqd

Jawaban: A

2) Dalam menyebarkan ajaran Islam para Wali Songo juga tidak mengusik tradisi asli masyarakat Nusantara, tidak menyakiti, bahkan tidak mengusik agama dan kepercayaan mereka, namun memperkuatnya dengan cara-cara yang islami. Pendekatan ini disebut dengan....

A. Tadrij

B. Takfiri

C. Tarkhim

D. ‘Adamul Haraj

E. Ahlul Halli wal ‘aqd

Jawaban: D

3) Salah satu fokus dakwah Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik adalah penghapusan sistem kastanisasi pada ajaran Hindu, yaitu pengelompokan atau penggolongan manusia berdasarkan golongan tertentu. Kasta yang terdiri dari golongan tokoh agama, pendeta dan rohaniawan yang bekerja di bidang spiritual adalah kasta....

A. Brahmana

B. Ksatria

C. Waisya

D. Sudra

E. Biasa

Jawaban: A

4) Sunan Ampel mengenalkan ajaran yang sangat berkaitan dengan kebiasaan masyarakat kala itu, yaitu ajaran Moh Limo. Moh Limo berasal dari bahasa Jawa yaitu emoh (tidak mau) dan limo (lima). Artinya ajaran yang mengajak masyarakat untuk tidak mau berjudi, mengundi nasib dan memasang taruhan adalah....

A. moh main

B. moh maling

C. moh madat

D. moh ngombe

E. moh madon

Jawaban: A

5) Inti dari ajaran Sunan Drajat adalah Catur Piwulang (Empat Pengajaran). Makna dari salah satu ajaran untuk Paring teken marang wong kang kalunyon lan wuto adalah....

A. memberikan pertolongan kepada orang yang sedang kesulitan

B. memberikan pakaian kepada orang yang sedang kedinginan

C. memberikan makan kepada orang yang sedang kelaparan

D. memberikan tempat berteduh bagi orang yang kehujanan

E. memberikan tempat tinggal bagi orang yang tuna wisma

Jawaban: A

6. Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada umat Hindu, Sunan Kudus melakukan strategi sebagai berikut....

A. membangun pancuran wudu berjumlah 8 dan meletakkan arca di atasnya

B. tidak menghapus tradisi dan adat istiadat yang berkembang di masyarakat

C. tidak menyembelih sapi pada saat Idul Adha karena sapi adalah hewan yang dianggap suci bagi umat Hindu

D. membiarkan pelaksanaan selamatan, upacara adat, pemberian sesajen tetap berkembang di masyarakat

E. menyusun syair-syair yang berisi tentang kecintaan kepada Allah Swt. dan disenandungkan dengan iringan musik gamelan

Jawaban: C

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Dani Zahra
D