Hari Pelaut Sedunia Diperingati 25 Juni 2026, Begini Sejarah dan Makna di Baliknya

AKURAT.CO Hari Pelaut Sedunia kembali diperingati pada hari ini, Kamis (25/6/2026). Momen ini menjadi bentuk penghargaan dunia terhadap para pelaut yang selama ini berperan penting menjaga kelancaran perdagangan internasional, distribusi logistik, hingga pasokan kebutuhan masyarakat di berbagai negara.
Meski jarang mendapat sorotan, profesi pelaut memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian global. Hampir sebagian besar barang yang digunakan sehari-hari, mulai dari bahan pangan, elektronik, hingga kebutuhan industri, diangkut melalui jalur laut. Karena itulah, setiap tanggal 25 Juni dunia memperingati Hari Pelaut Sedunia sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengorbanan mereka.
Baca Juga: Donald Trump Sebut Laporan Awal Gempa Dahsyat Venezuela Sangat Mengkhawatirkan
Lantas, bagaimana sejarah Hari Pelaut Sedunia dan apa makna peringatannya?
Apa Itu Hari Pelaut Sedunia?
Hari Pelaut Sedunia atau Day of the Seafarer merupakan peringatan internasional yang ditujukan untuk menghormati jasa para pelaut di seluruh dunia.
Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya peran pelaut dalam menjaga rantai pasok global. Tanpa keberadaan mereka, aktivitas perdagangan antarnegara akan menghadapi berbagai hambatan yang dapat memengaruhi perekonomian dunia.
Selain itu, Hari Pelaut Sedunia juga menjadi sarana untuk menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi pekerja maritim saat menjalankan tugasnya di lautan.
Sejarah Hari Pelaut Sedunia
Hari Pelaut Sedunia pertama kali ditetapkan melalui resolusi yang diadopsi dalam Konferensi Diplomatik di Manila, Filipina, pada tahun 2010.
Konferensi tersebut menghasilkan revisi Konvensi STCW atau Standards of Training, Certification, and Watchkeeping for Seafarers, yaitu standar internasional yang mengatur pelatihan, sertifikasi, dan tugas jaga bagi pelaut.
Melalui keputusan tersebut, tanggal 25 Juni ditetapkan sebagai Hari Pelaut Sedunia dan mulai diperingati setiap tahun sebagai bentuk penghargaan kepada para pekerja maritim yang berkontribusi besar dalam perdagangan global.
Sejak saat itu, berbagai negara dan organisasi maritim internasional rutin menggelar kampanye untuk meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan, keselamatan, dan hak-hak para pelaut.
Mengapa Hari Pelaut Sedunia Diperingati Setiap 25 Juni?
Tanggal 25 Juni dipilih karena bertepatan dengan disepakatinya revisi Konvensi STCW dalam konferensi internasional yang berlangsung di Manila.
Momentum tersebut dianggap sebagai tonggak penting dalam peningkatan standar profesionalisme pelaut di seluruh dunia. Oleh karena itu, tanggal tersebut kemudian dijadikan hari peringatan resmi untuk mengakui kontribusi para pelaut terhadap kehidupan modern.
Baca Juga: Maganghub Kemnaker Batch 4 Dibuka Juli 2026, Cek Cara Daftar dan Benefitnya
Tema Hari Pelaut Sedunia 2026
Pada tahun 2026, kampanye Hari Pelaut Sedunia berfokus pada berbagai kesulitan, tekanan, dan risiko yang dihadapi pelaut selama bekerja di laut.
Tema ini mengingatkan dunia bahwa para pelaut tidak hanya berperan mengangkut barang antarnegara, tetapi juga menghadapi tantangan besar, termasuk bekerja di wilayah berisiko tinggi, kondisi cuaca ekstrem, hingga dampak konflik yang dapat mengancam keselamatan mereka.
Melalui kampanye bertajuk "Membawa perdagangan dunia. Membawa risiko", masyarakat diajak untuk memahami bahwa kelancaran perdagangan global tidak terlepas dari pengorbanan para pekerja maritim.
Indonesia dan Potensi Generasi Maritim
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor maritim.
Hari Pelaut Sedunia juga menjadi momentum untuk mendorong generasi muda mengenal lebih dekat profesi di bidang pelayaran, logistik, dan transportasi laut. Industri maritim masih membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten untuk mendukung perkembangan ekonomi nasional maupun global.
Selain menjadi pelaut, lulusan bidang kemaritiman juga memiliki peluang karier sebagai perwira kapal, ahli navigasi, teknisi maritim, hingga tenaga profesional di sektor logistik internasional.
Makna Hari Pelaut Sedunia 2026
Peringatan Hari Pelaut Sedunia bukan sekadar seremoni tahunan. Momen ini mengingatkan dunia bahwa para pelaut memiliki peran besar dalam memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dan perdagangan internasional berjalan lancar.
Melalui peringatan ini, masyarakat diajak untuk memberikan penghargaan yang lebih besar kepada para pekerja maritim yang bekerja jauh dari keluarga, menghadapi berbagai risiko, dan menjadi bagian penting dari roda perekonomian global.
Baca Juga: Cara Daftar Ulang SPMB Jabar 2026 Tahap 1, Cek Link Resmi dan Dokumen yang Harus Dibawa
FAQ
Hari Pelaut Sedunia diperingati tanggal berapa?
Hari Pelaut Sedunia diperingati setiap tanggal 25 Juni setiap tahun, termasuk pada tahun 2026 yang jatuh pada hari Kamis.
Apa tujuan Hari Pelaut Sedunia?
Tujuan Hari Pelaut Sedunia adalah memberikan penghargaan kepada para pelaut atas kontribusinya dalam perdagangan global serta meningkatkan kesadaran mengenai tantangan yang mereka hadapi.
Mengapa Hari Pelaut Sedunia diperingati setiap 25 Juni?
Tanggal 25 Juni dipilih karena bertepatan dengan adopsi revisi Konvensi STCW pada Konferensi Diplomatik Manila tahun 2010 yang menjadi tonggak penting bagi dunia pelayaran internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









