Apa Itu Pupuk NPK dan Cara Menggunakannya Secara Tepat untuk Tanaman?

AKURAT.CO Bagi para petani maupun pencinta tanaman, pemilihan pupuk yang tepat adalah kunci utama dalam meningkatkan hasil panen.
Salah satu jenis pupuk yang paling banyak digunakan adalah pupuk NPK.
Namun, masih banyak yang bertanya-tanya, apa itu pupuk NPK dan cara menggunakannya agar tanaman tumbuh subur? Begini penjelasannya!
Baca Juga: Tebusan Pupuk Subsidi Pupuk Indonesia Naik 36 Persen ke 3,4 Juta Ton per Mei 2026
Apa Itu Pupuk NPK?
Pupuk NPK adalah pupuk majemuk yang mengandung tiga unsur hara makro utama, yaitu Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Ketiga unsur ini sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
Selain mengandung unsur hara makro utama, beberapa produsen juga menambahkan unsur hara mikro seperti boron, besi, mangan, kalsium, magnesium, sulfur, tembaga, seng, hingga klorida untuk menghasilkan formulasi pupuk NPK yang lebih lengkap sesuai kebutuhan tanaman.
Produk pupuk NPK yang beredar di pasaran hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari pupuk NPK padat berbentuk granul, pelet, tablet, briket, hingga bubuk, sampai pupuk NPK cair dengan tingkat kelarutan yang beragam.
Manfaat Menggunakan Pupuk NPK
Pupuk NPK memiliki banyak manfaat bagi tanaman dibandingkan pupuk biasa, antara lain:
Membantu mempercepat perkembangan tanaman.
Membuat akar lebih kokoh.
Meningkatkan kualitas gizi hasil panen terutama kadar proteinnya.
Mendukung proses munculnya bunga hingga buah matang sempurna.
Menjadikan tanaman lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.
Daun tampak lebih segar dan hijau.
Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit.
Membuat batang lebih kuat.
Membantu distribusi karbohidrat dari daun ke bagian tanaman lain yang membutuhkannya.
Baca Juga: Giliran PLN dan Pupuk Indonesia Kena Sunat, Restrukturisasi Puluhan Entitas Anak
Cara Menggunakan Pupuk NPK
Terdapat dua metode utama dalam penggunaan pupuk NPK pada tanaman, yaitu sistem siram dan sistem tabur. Berikut penjelasannya:
1. Sistem Siram (Kocor)
Pupuk NPK dilarutkan terlebih dahulu ke dalam air.
Takaran umumnya adalah seperempat sendok makan pupuk NPK dicampur dengan 1,5 liter air di dalam botol plastik.
Aduk atau kocok larutan sampai butiran pupuk benar-benar hilang dan tercampur rata.
Siramkan larutan pupuk ke media tanam dengan cara melingkari bagian pinggir, jangan langsung ke pangkal tanaman.
Jumlah siraman harus disesuaikan dengan ukuran tanaman agar tidak berlebihan.
Hindari cipratan ke daun, karena dapat membuat daun layu. Jika terkena, segera bilas dengan air bersih.
2. Sistem Tabur (Tanam)
Pupuk NPK berbentuk butiran bisa langsung ditaburkan di media tanam.
Gunakan dosis secukupnya, misalnya satu sendok makan atau sesuai kebutuhan tanaman.
Taburkan di empat sisi pot: depan, belakang, kanan, dan kiri.
Pastikan butiran pupuk tidak mengenai batang atau daun tanaman.
Jarakkan taburan minimal 10 cm dari batang agar tidak menghambat pertumbuhan.
Cara alternatif: buat lubang kecil di tepi media tanam (sekitar 10 cm dari batang), masukkan pupuk, lalu tutup kembali dan siram secukupnya.
Dari penjelasan di atas, kini kita tahu apa itu pupuk NPK dan cara menggunakannya.
Pupuk ini adalah salah satu pilihan terbaik untuk meningkatkan produktivitas tanaman karena mengandung tiga unsur hara utama yang lengkap.
Namun, penggunaan harus tetap sesuai dosis dan kebutuhan tanaman agar hasil panen maksimal tanpa merusak tanah.
Shera Amalia Ghaitsa (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026





