Mengenal Perbedaan Xilem dan Floem pada Tumbuhan

AKURAT.CO Dalam dunia botani, sistem pengangkutan pada tumbuhan memiliki peran penting untuk mendukung kelangsungan hidupnya.
Dua jaringan utama yang berfungsi dalam proses tersebut adalah xilem dan floem. Keduanya bekerja sama dalam menyalurkan air, mineral, serta hasil fotosintesis agar seluruh bagian tumbuhan dapat tumbuh dengan baik.
Tanpa keberadaan jaringan ini, distribusi zat penting di dalam tubuh tumbuhan tidak akan berjalan maksimal, sehingga pertumbuhan pun bisa terhambat.
Baca Juga: Adaptasi Morfologi pada Hewan dan Tumbuhan
Fungsi Utama Xilem
Xilem berfungsi mengangkut air dan mineral dari akar menuju batang dan daun. Aliran zat ini berjalan ke arah atas melalui mekanisme kapilaritas dan transpirasi. Selain itu, xilem juga berperan sebagai jaringan penguat karena dinding selnya tebal dan mengandung lignin, sehingga mampu menopang struktur tumbuhan.
Tanaman berkayu seperti jati dan mahoni memiliki jaringan xilem yang kuat sehingga mampu berdiri tegak dalam waktu lama.
Fungsi Utama Floem
Berbeda dengan xilem, floem bertugas mengedarkan hasil fotosintesis berupa glukosa dari daun ke seluruh bagian tumbuhan, baik ke akar, batang, maupun bunga. Proses distribusi ini disebut translokasi.
Floem juga memiliki sel-sel khusus yang memungkinkan aliran zat berlangsung ke segala arah, tidak hanya ke atas, sehingga nutrisi dapat disalurkan secara merata.
Peran floem sangat penting karena jaringan inilah yang memastikan cadangan makanan bisa tersimpan di akar dan buah untuk kebutuhan energi tumbuhan.
Baca Juga: Tumbuhan Biji Tertutup: Proses Pembuahan, Ciri, dan Jenis
Perbedaan Xilem dan Floem
Perbedaan mendasar antara xilem dan floem terletak pada arah pergerakan zat dan jenis zat yang diangkut.
Xilem bersifat satu arah (dari akar ke daun) dengan membawa air dan mineral, sedangkan floem bersifat dua arah dengan mengangkut zat makanan hasil fotosintesis.
Selain itu, xilem didominasi jaringan mati, sementara floem tersusun atas sel hidup yang berfungsi aktif. Keduanya menjadi komponen vital yang memastikan tumbuhan bisa tumbuh, berkembang, dan bereproduksi dengan baik.
Memahami perbedaan ini penting tidak hanya bagi pelajar, tetapi juga bagi siapa saja yang ingin lebih mengenal proses kehidupan tumbuhan.
Nora Niswatun Choirina (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








