Survei Litbang Kompas: Ganjar Peringkat Pertama Simulasi Top Of Mind

AKURAT.CO Litbang Kompas merilis survei terbaru terkait dengan elektabilitas bakal calon presiden di Pilpres 2024. Hasilnya, Ganjar Pranowo berada di posisi pertama dalam simulasi top of mind.
Dalam simulasi itu, elektabilitas Ganjar berhasil unggul dari Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
“Dalam survei terbaru Kompas, elektabilitas Ganjar Pranowo di angka 24,9 persen, Prabowo Subianto 24,6 persen, dan Anies Baswedan 12,7 persen,” kutip hasil survei Litbang Kompas, Senin (21/8/2023).
Posisi keempat dan seterusnya ditempati oleh Ridwan Kamil dengan elektabilitas sebesar 2,9 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 1,5 persen, Mahfud MD 0,9 persen, Erick Thohir 0,8 persen, Tri Rismaharini 0,7 persen, Sandiaga Uno 0,5 persen, dan Airlangga Hartarto 0,1 persen.
Sedangkan nama-nama lain sebesar 2,5 persen. Adapun responden yang tidak jawab sebesar 27,9 persen.
Survei ini melibatkan 1.364 responden di 38 provinsi yang tersebar di 331 desa/kelurahan di Indonesia, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error +/- 2,65 persen.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




