Syahrul Yasin Limpo: Saya Izin Tarik Napas, Habis Tempuh Perjalanan Panjang...

AKURAT.CO Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) akhirnya memberi pernyataan terbuka untuk mengklarifikasi serangkaian isu yang menyudutkan dirinya. Bukan di Kementan, SYL memilih Kantor DPP Nasdem, atau Nasdem Tower sebagai lokasi untuk memberi penjelasan kepada publik.
SYL meminta izin untuk beristirahat karena baru saja menempuh perjalanan panjang keluar negeri. SYL merasa kunjungan keluar negeri merupakan tugas negara, untuk memberi makan 280 juta rakyat Indonesia, bukan sebatas pelesiran, kendati sempat disebut hilang kontak.
"Saya izin ke teman-teman, kasih saya kesempatan untuk menarik napas dari sebuah perjalanan yang panjang. Perjalanan saya untuk kepentingan rakyat, 280 juta harus saya kasih makan," kata SYL.
Baca Juga: Jokowi Belum Tahu Agenda Syahrul Yasin Limpo Menghadap
Dia mengaku baru saja melakukan kunjungan dari Italia dan Spanyol mewakili negara. Selama proses kunjungan tersebut, SYL dihadapkan situasi dengan langkah hukum KPK menggeledah rumah dinasnya dan rumah pribadi di Makassar.
SYL tiba di Indonesia pada Rabu (4/10/2023), setelah sebelumnya disebut pihak Kementan hilang kontak, karena lepas dari rombongan yang lebih dulu tiba di Tanah Air. Setibanya di Indonesia, SYL mengaku langsung mendatangi Polda Metro Jaya untuk menyampaikan klarifikasi atas isu yang berkembang.
Dari hasil penggeledahan KPK, selain ditemukan uang dalam pecahan mata uang asing, penyidik juga menyita 12 senjata api yang diserahkan ke Polri untuk diselidiki asal-usul dan legalitasnya.
Baca Juga: Tiba Di Tanah Air, Syahrul Yasin Limpo Diperiksa Imigrasi Tanpa Status Cekal
"Salah satu yang saya selesaikan hari ini adalah mendatangi atau diminta oleh Kapolda Jaya untuk menyampaikan keterangan-keterangan," kata SYL.
SYL tidak berbicara banyak mengenai kasus hukumnya di KPK. Dirinya hanya menegaskan telah memberi keterangan kepada KPK, terkait isu pemerasan atau korupsi di Kementan.
Begitu pula dengan kasus yang ditangani Polri, SYL mengaku lelah harus memberi keterangan sekitar tiga jam kepada penyidik.
"Semua yang saya tahu sudah saya sampaikan, dan secara terbuka saya sampaikan apa yang dibutuhkan penyidik, dihadapi oleh banyak banget tadi, dan prosesnya berlangsung cukup panjang hampir tiga jam. Saya capek banget, sementara saya baru pulang," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







