Mengenal Sosok Khofifah Indar Parawansa, Disebut Bakal Jadi Cawapres Prabowo Subianto

AKURAT.CO Nama Khofifah Indar Parawansa kembali disebut sebagai calon pendamping Prabowo Subianto di ajang Pilpres 2024.
Sejak awal pengumuman capres, Khofifah Indar Parawansa sudah diperebutkan dan diharapkan dapat bergabung ke dalam salah satu kubu.
Bahkan, sebelum memilih Muhaimin Iskandar, Partai Nasdem sempat mendekati Khofifah Indar Parawansa untuk menjadi bakal cawapres Anies Baswedan namun ditolak.
Keterikatan nama Khofifah Indar Parawansa dengan Prabowo Subianto kembali naik setelah pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD resmi mendaftarkan diri ke KPU pada hari ini, Kamis (19/10/2023).
Berikut ini ulasan lebih lanjut mengenai Khofifah Indar Parawansa dan jejak kariernya.
Baca Juga: Bukan Erick Thohir, Cawapres Prabowo Lebih Condong Ke Gibran Dan Khofifah
Profil Khofifah Indar Parawansa
Khofifah Indar Parawansa saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur dan sudah lama malang melintang di dunia politik dan pemerintahan Indonesia.
Khofifah Indar Parawansa lahir pada 19 Mei 1965 di Surabaya yang juga tempat ia menghabiskan masa kecil hingga kuliahnya.
Orang nomor 1 di Jawa Timur itu tercatat sebagai lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga. Khofifah Indar Parawansa juga mempelajari Ilmu Komunikasi dan Agama di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Surabaya.
Karier politilk Khofifah Indar Parawansa dimulai saat ia bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di usia 27 tahun. Pada usia itu juga ia terpilih menjadi anggota DPR RI untuk masa jabatan 1992-1997.
Di akhir masa jabatannya, ia kembali terpilih namun hanya bertahan dua tahun hingga 1998 sebab peralihan kekuasaan di awal reformasi.
Pada Pemilu 1999, Khofifah Indar Parawansa memutuskan hengkang dari PPP dan berlayar dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Di sana ia kembali terpilih menjadi wakil rakyat dari lembaga legislatif.
Nama Khofifah Indar Parawansa semakin dikenal publik saat ditunjuk menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan oleh Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam kabinet Persatuan Indonesia.
Setelahnya, ibu dari empat anak itu turut aktif dalam kegiatan sosial dan berhasil menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat NU pada 2002 hingga 2005.
Pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla, Khofifah Indar Parawansa diamanatkan menjadi Menteri Sosial periode 2014-2019, setelah menjadi juru bicara untuk tim sukses mereka.
Baca Juga: Demokrat Dorong Prabowo Dikawinkan Dengan Khofifah
Khofifah Indar Parawansa lalu memilih melanjutkan karier politiknya dengan berpartisipasi dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur bersama wakilnya Emil Dardak pada 2018.
Ia pun berhasil menempati kursi nomor 1 di Jatim hingga saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








