Zulhas Soal Cuti Kampanye: Mau Seminggu Boleh Saja, Tergantung Presiden Bukan KPU!
Atikah Umiyani | 10 November 2023, 08:00 WIB

AKURAT.CO Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan menyinggung soal cuti kampanye yang akan dilakoninya untuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2024.
Zulhas mengatakan, keputusan boleh atau tidaknya seorang menteri mengambil cuti ada di tangan presiden, bukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Tadi kami juga mendalami soal cuti, tadi ditanyakan kepada KPU, ternyata cuti itu tergantung presiden," kata Zulhas usai rapat Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, di DPP Golkar, Jakarta Barat, Kamis (9/11/2023).
Zulhas yang juga sebagai Wakil Ketua Dewan Pengarah TKN Prabowo-Gibran mengatakan, tidak ada aturan baku mengenai berapa batas hari seorang menteri mengambil cuti. Sebab, hal itu tergantung persetujuan Presiden Joko Widodo.
"Tidak hanya seminggu, sehari, mau cuti seminggu, ya boleh. Tergantung yang memberi, bukan tergantung KPU,” katanya.
"Jadi kalau menteri itu presiden, presiden mau kasih berapa hari, ya itu lah berlakunya, kalau tiga hari, tiga hari, seminggu ya seminggu," sambung Ketua Umum Partai Amanat Nasional.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








