PSI Bersyukur Elektabilitas Prabowo-Gibran Selalu Juara

AKURAT.CO - Partai Solidaritas Indonesia atau PSI bersyukur tingkat elektabilitas Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka selalu menempati posisi teratas dalam survei yang dilakukan banyak lembaga.
"Alhamdulillah survei-survei menunjukkan tren elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran terus membaik. Belum masuk masa kampanye tapi penerimaan rakyat semakin membaik," kata Sekjen DPP PSI, Raja Juli Antoni kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (11/11/2023).
Baca Juga: Diketuai Bobby Nasution, Barisan Pengusaha Pejuang Dukung Prabowo-Gibran
Antoni menilai, elektabilitas Prabowo-Gibran tetap positif karena masyarakat menganggap pasangan capres dan cawapres dari Koalisi Indonesia Maju itu sebagai simbol rekonsiliasi bangsa usai terbelah pada Pemilu 2019.
"Rakyat lelah dengan politik pecah-belah, sombong, dan jumawa. Sekaligus bukti fitnah dan hujatan lawan politik kepada Pak Jokowi dan keluarga ditolak rakyat yang semakin rasional," ujarnya.
Baca Juga: Prabowo-Gibran Optimistis Didukung Pemilih Jokowi
Dalam temuan survei terbaru yang dirilis Poltracking Indonesia, Prabowo-Gibran sukses berada di pucuk dengan tingkat elektabilitas 40,2 persen. Sementara pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 30,1 persen, dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebesar 24,4 persen.
Antoni meminta agar pendukung Prabowo-Gibran tidak terlena dengan hasil survei tersebut. Justru, ia meminta agar hasil tersebut sebagai semangat untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal di Pilpres 2024 mendatang.
"Justru harus melecut kader partai dan para relawan agar bekerja lebih keras lagi mengetuk pintu rumah rakyat dan pintu hati masyarakat. Yakinkan Prabowo-Gibran adalah pasangan yang paling mampu meneruskan kerja-kerja baik yang dirintis Pak Jokowi 9 tahun terakhir," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








