AKURAT.CO PSI diyakini bakal tembus ke Senayan pada Pemilu 2024 mendatang. Pasalnya, selepas dipimpin putra bungsu Presiden Jokowi yakni, Kaesang Pangarep sebagai ketum, elektabilitas PSI meroket.
Peneliti SMRC, Saidiman Ahmad menyebut, potensi PSI tembus parliamentary threshold karena adanya gerakan-gerakan yang dilakukan partai dengan logo mawar tergenggam itu. Salah satunya melalui langkah sosialisasi melalui serangan udara maupun darat.
“Walaupun belum maksimal, tapi gerakan PSI sudah mulai terlihat pascakepemimpinan baru Kaesang Pangarep," kata Saidiman, di Jakarta, Selasa (14/11/2023).
Baca Juga: Polling Institute: Suara PSI Terus Naik Setelah Kaesang Jadi Ketua Umum
Saidiman menguatkan kesimpulannya dengan mengutip hasil survei sejumlah lembaga seperti Indikator. Khususnya dalam melakukan sosialisasi yang terlihat dalam serangan darat 7 persen, sedangkan di televisi 11,2 persen.
"Artinya, partai ini mulai bergerak, walaupun belum semasif partai-partai besar," tuturnya.
Terdapat faktor lain yang menunjukkan PSI memiliki peluang tembus parlemen. Salah satunya, buruknya relasi Jokowi-PDIP yang turut mempertegas Jokowi tak lagi menjadi bagian dari partai banteng.
Baca Juga: PSI Bersyukur Elektabilitas Prabowo-Gibran Selalu Juara
Buruknya relasi Jokowi-PDIP, kata Saidiman, menunjukkan adanya ceruk yang cukup untuk digaet PSI.
SMRC berdasarkan survei yang digelar 31 Oktober-3 November 2023, PDIP masih menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi 19,5 persen, disusul Gerindra (18,7 persen), Golkar (12,1 peren), Nasdem (5,7 persen), PKS (5,6 persen), PAN (4,1 persen), Demokrat (4 persen), dan PPP (3,1 persen).
Baca Juga: PSI : Memfitnah Jokowi Adalah Pekerjaan Sia-sia
Berdasarkan survei tersebut, PSI mendapatkan dukungan 2,3 persen yang memiliki potensi meningkat. Raihan PSI mengunggul Perindo yang mendapatkan 1,6 persen dukungan dan Partai Ummat sebesar 1,3 persen.
Sedangkan partai nonparlemen lainnya seperti Hanura, PBB, dan Gelora sama-sama meraih 0,4 persen. Sedangkan Garuda 0,2 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









