Tekan Golput, Ganjar-Mahfud Kerahkan 150 Jurkam Muda Lokal

AKURAT.CO TPN Ganjar-Mahfud melatih 150 pemuda yang bakal dikerahkan menjadi juru kampanye (jurkam). Seluruhnya bakal tergabung dalam Jurkam Lokal Generasi Pemenang, yang memiliki misi selain menyosialisasikan capres-cawapres nomor urut 3, juga untuk menekan potensi golput.
Deputi Kinetik Teritorial TPN Ganjar Mafhud, Luki Hermawan menyebutkan, 150 pemuda diyakini mampu memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud. Dia menilai suara pemuda penting, dan meminta agar mereka tidak apatis terhadap politik.
“Anak muda itu jangan apatis pada politik. Jangan golput, nanti menyesal. Banyak isu yang saat ini jadi keresahan anak muda, soal hukum, soal perubahan iklim, soal pendidikan, soal lapangan pekerjaan dan lain lain,” kata Luki, dalam acara konsolidasi Jurkam Muda, di Hotel Monopoli, Jakarta, Kamis (16/11/2023).
Baca Juga: Andika Perkasa Bekali Jurkam Ganjar Materi Penggalangan
Luki meyakini pelibatan anak muda dalam agenda pemenangan punya peran signifikan. Namun perlu dilatih menjabarkan visi-misi Ganjar-Mahfud untuk menggalang suara anak muda sebagai jurkam.
Selepas mengikuti pelatihan, 150 pemuda nantinya bakal membentuk Jurkam Muda Lokal yang memberi akses pemuda untuk tampil pada pentas politik skala lokal maupun nasional.
Baca Juga: Kaesang Cocok Jadi Jurkam Prabowo
“Total ada 150 pemuda yang kita tunjuk dan datang untuk menjadi bagian dari Jurkam Lokal Genarasi Pemenang,” tuturnya.
Luki meyakini, jaringan luas dari pemuda-pemuda tersebut, bisa berkontribusi dalam pemenangan Ganjar-Mahfud.
“Saya yakin kawan-kawan pemuda yang hadir disini, mempunyai jaringan yang cukup luas untuk bisa membantu Pak Ganjar dan Pak Mahfud memenangkan kontestasi Pemilu 2024,” kata Luki, dalam acara yang turut dihadiri putra Ganjar Pranowo, yaitu Muhammad Zinedine Alam Ganjar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







