Isu Ijazah Bodong Sengaja Menjatuhkan Reputasi Gibran, Pengamat: Agar Dinilai Tak Layak Jadi Cawapres
Bayu Primanda | 20 November 2023, 14:43 WIB

AKURAT.CO Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka diterpa isu tak sedap. Calon wakil presiden nomor urut 2 itu dirumorkan tidak mengantongi ijazah strata 1 (satu) alias S1.
Isu itu viral tatkala dr Tifa mempertanyakan sertifikat kelulusan Gibran melalui aplikasi X yang ditenggarai hanya lulusan D1.
Menurut pengamat politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, isu ijazah palsu sengaja dimainkan dan kental muatan politis.
Pasalnya, jauh sebelum Gibran, Presiden Joko Widodo juga sempat diterpa isu serupa. Tujuannya, tidak lain untuk menjatuhkan reputasi Gibran di mata masyarakat.
"Iya isu itu sangat politis, yang diarahkan untuk menyerang Gibran. Tentu tujuannya mendegradasikan reputasi Gibran sebagai cawapres. Harapannya agar Gibran dinilai tak layak jadi cawapres," kata Jamiluddin kepada Akurat.co, Senin (20/11/2023).
"Isu seperti itu sama seperti yang ditujukan kepada ayahandanya Joko Widodo. Isu Ijazah palsu dijadikan senjata untuk menjatuhkan reputasi Jokowi," katanya menambahkan.
Jamiluddin menyebutkan isu-isu semacam itu akan terus berseliweran menjelang dimulainya tahapan kampanye pada 28 November 2023 mendatang.
Kampanye hitam, ujaran kebencian akan terus menghiasi setiap pasangan calon presiden dan wakil presiden, terutama pasangan nomor urut 2 yang dinilai tidak layak mendaftar sebagai capres dan cawapres.
"Isu semacam itu sengaja dikemas untuk menumbuhkan ketidakpercayaan masyarakat kepada Gibran. Kalau ini terwujud, tentu tujuan akhirnya untuk menggagalkan Gibran menjadi cawapres," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









