Dituding Intervensi Kasus Novanto, Jokowi Minta Baca Lagi Berita November 2017

AKURAT.CO Presiden Jokowi menolak disebut mengintervensi kasus korupsi KTP elektronik, Setya Novanto, dan meminta publik kembali membaca berita pada November 2017. Dia menilai telah menunjukkan sikapnya atas perkara Novanto dan terdokumentasi dalam jejak digital pemberitaan.
Jokowi menyampaikan hal itu menjawab pernyataan eks Ketua KPK Agus Rahardjo yang mengaku dimarahi dan menyetop perkara KTP-el. Jokowi tidak membantah tegas pernyataan Agus dan meminta para pihak menengok kembali apa yang disampaikan terkait kasus tersebut.
“Dilihat di berita-berita tahun 2017, di bulan November, saya sampaikan saat itu Pak Novanto, Pak Setya Novanto ikuti proses hukum yang ada, jelas. Berita itu ada semuanya," kata Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (4/12/2023).
Baca Juga: Istana Bantah Agus Rahardjo, Jokowi Tidak Intervensi Kasus KTP-el Setya Novanto
Kepala Negara juga mengingatkan perkara Novanto tetap berjalan, bahkan yang bersangkutan dijatuhi vonis tinggi. Jokowi balik bertanya, ada kepentingan apa di balik pengakuan Agus tersebut.
“Terus untuk apa diramaikan itu? Kepentingan apa diramaikan itu? Untuk kepentingan apa,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





