Ketua DPR Sebut RUU ITE Strategis, Layak Diundangkan

AKURAT.CO Ketua DPR Puan Maharani menyebut RUU ITE strategis sehingga layak untuk diundangkan. Puan menganggap kemajuan dunia digital harus mendorong pemerintah bersama DPR menjamin hal-hal krusial antara lain perlindungan terhadap anak.
Pengesahan revisi kedua UU ITE dilakukan DPR bersama pemerintah, dengan total 38 daftar inventarisasi masalah (DIM), menyangkut sejumlah hal substansial, perubahan redaksional dan usulan tetap. Panja Komisi I DPR menggelar 14 kali rapat bersama pakar dan praktisi dalam menyusun revisi UU ITE.
“Salah satu RUU yang sangat strategis, dan telah ditetapkan menjadi UU adalah perubahan kedua UU ITE,” kata Puan, dalam pidato penutup, pada rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12/2023).
Baca Juga: Tutup Masa Sidang II, DPR Hadiahi Pengesahan RUU ITE
Perkembangan dunia digital, kata Puan, mengharuskan adanya perlindungan khusus kepada anak, kebebasan pendapat dan mengoreksi pasal-pasal yang multitafsir. Perubahan juga diikuti untuk kebutuhan masyarakat.
Politisi PDIP menganggap UU ITE terbaru ini juga memberi perlindungan kepada pengguna sistem elektronik.
“Perubahan UU ITE diharapkan dapat memberikan landasan hukum yang lebih komprehensif dalam rangka melindungi pengguna sistem elektronik,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








