Komaruddin Hidayat: Partai Politik Tidak Lagi Jadi Kekuatan Rakyat

AKURAT.CO Posisi partai politik di tengah-tengah masyarakat mulai dipertanyakan, sebab, partai politik yang dulu diasumsikan layaknya Tuhan, telah berubah menjadi perusahaan yang dikuasai oligarki.
Hal tersebut disampaikan oleh Pemikir Islam dan Kebangsaan Prof Komaruddin Hidayat, dalam diskusi bertemakan ‘Menuju Politik yang Beretika dan Beradab di Indonesia’ yang diselenggarakan oleh Universitas Paramadina.
“Negara punya legalitas, power, aset dari Aceh sampai Papua, dan yang namanya negara pada praktiknya dikuasai pemerintah. Dan pemerintah yang membentuk adalah partai politik,” ujar Komaruddin, dalam paparannya secara daring, di Jakarta, Selasa (5/12/2023) malam.
Baca Juga: Ini Daftar 7 Partai Politik Tak Penuhi Kuota 580
“Dulu parpol diasumsikan sebagai suara Tuhan, tapi belakangan berubah menjadi semacam PT dengan pemegang sahamnya adalah para oligarki, bukan lagi jadi kekuatan rakyat,” sambungnya.
Berkonteks pada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Komaruddin mengatakan, ketika periode pertama Jokowi bersama Jusuf Kalla (JK), pilar negara dibentuk oleh Jokowi, namun ternyata runtuh di akhir masa jabatannya, yaitu tahun 2023/2024.
“Dulu (sejak periode pertama pemerintahan Jokowi-JK) state building dibangun dan berjalan dalam waktu 10 tahun, namun di ujung pemerintahan, pilar negara dan berbangsa justru mengalami defisit kepercayaan publik,” ucap dia.
Baca Juga: Alasan Sandiaga Belum Gabung Partai Politik
Keruntuhan tersebut menurutnya, dibuktikan dengan lembaga-lembaga tinggi yang seharusnya menjunjung konstitusi, malah justru menjadi sumber kekecewaan masyarakat.
“BPK, KPK, MK tersangkut masalah, padahal tiga lembaga itu merupakan pilar negara yang mengoreksi penyimpangan, tapi di ujung malah jadi sasaran kemarahan rakyat,” ungkap Komaruddin.
Lebih lanjut, Komaruddin mengatakan, para politisi jangan mengambil tujuan politik jangka pendek, tetapi buatlah komitmen pembangunan peradaban bangsa ke depan yang tidak hanya 5 tahunan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








