LSI: Desember 2023, Elektabilitas Prabowo-Gibran Tembus 45,6 Persen

AKURAT.CO Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis data terbaru hasil survei 3-5 Desember 2023, dengan hasil, pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran, menempati peringkat pertama dengan elektabilitas mencapai 45,6 persen. Sementara pasangan capres-cawapres Ganjar-Mahfud di peringkat kedua unggul tipis dari pasangan capres-cawapres Anies-Muhaimin (Amin).
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan menyebut, Prabowo-Gibran mengalami tren peningkatan dibanding survei Oktober 2023. Tren yang sama dialami capres-cawapres nomor urut 1, Amin, sementara capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar-Mahfud mengalami penurunan pada tahapan kampanye ini.
"Survei kami menemukan bahwa pasangan nomor urut 2 Prabowo-Gibran, itu angka elektabilitasnya atau dukungan masyarakat ada di angka 45,6 persen," Djayadi, mengumumkan survei secara daring, Minggu (10/12/2023).
Baca Juga: Respons Elektabilitas Capres di Kluster Buruh, PPP: Rekam Jejak Ganjar-Mahfud Sudah Teruji
Survei dilakukan terhadap 1.426 responden yang dipilih acak dengan metode telepon (random digit dialing/RDD). Survei ini memiliki margin of error 2,6 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Djayadi melanjutkan, peningkatan yang dialami Prabowo-Gibran tak lepas dari adanya perubahan sikap dari responden, yang pada Oktober 2023 sebanyak 18,3 persen responden mengaku belum memiliki pilihan untuk Pilpres 2024, kini menyusut menjadi hanya 8,3 responden yang pada Desember 2023 belum bisa memilih.
Kenaikan elektabilitas yang dialami Prabowo juga tak lepas dari turunnya elektabilitas Ganjar. "Pada saat ini banyak pindah ke Prabowo dan sebagian dari kenaikan Prabowo itu berasal dari penurunan suara Ganjar," tuturnya.
Baca Juga: Survei LPI: Respons Isu Perburuhan, Elektabilitas Ganjar-Mahfud Unggul
Sementara Amin mengalami tren kenaikan karena tak sedikit rakyat yang menghendaki perubahan. Narasi perubahan hanya ada pada pasangan Amin.
Sedangkan Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud memiliki keterpilihan dari corak pemilih yang menilai masing-masing pasangan memiliki kapasitas untuk memimpin.
"Ada kesamaan antara Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud, dan perbedaannya mencolok dengan Anies-Muhaimin, yaitu soal ingin perubahan," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







