Survei Litbang Kompas: Prabowo-Gibran Unggul di Atas Angin, Anies-Imin dan Ganjar-Mahfud Tertinggal Jauh
Atikah Umiyani | 11 Desember 2023, 11:49 WIB

AKURAT.CO Pasangan calon nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menjadi capres dan cawapres dengan elektabilitas tertinggi versi survei terbaru yang dirilis Litbang Kompas.
Prabowo-Gibran unggul di atas angin dengan elektabilitas sebesar 39,3 persen. Kemudian disusul pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebesar 16,7 persen dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD berada di posisi paling buncit sebesar 15,3 persen.
Berdasarkan perolehan angka tersebut, jarak keterpilihan antara Prabowo dan Anies yang semula hanya 12,1 persen pada periode Agustus 2023, kini alami peningkatan secara masif menjadi 22,3 persen.
Begitupun terjadi pada perolehan suara untuk Prabowo yang juga menang atas Ganjar. Pada periode Agustus lalu Ganjar unggul 2,8 persen, tetapi kini posisinya terbalik, Prabowo lebih unggul melejit dengan perbedaan mencapai 21,7 persen.
"Ganjar yang sebelumnya unggul tipis atas Prabowo dengan selisih 2,8 persen sekarang posisinya terbalik, lebih unggul Prabowo dengan jarak keterpilihan mencapai 21,7 persen," begitu keterangan yang dikutip dari hasil survei Litbang Kompas, Senin (11/12/2023).
Tak hanya itu, Prabowo-Gibran juga unggul di hampir semua kategori sosio-demografis responden. Elektabilitasnya pun menonjol di semua kategori usia, khususnya pada kalangan generasi 17-25 tahun, yang mencapai 54,5 persen.
Survei Litbang Kompas ini dilakukan pada periode 29 November-4 Desember 2023, dengan metode wawancara secara tatap muka terhadap 1.364 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi Indonesia.
Adapun, survei ini memiliki Margin of error kurang lebih 2,65 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









