Banyak Kegiatan Mengkritik Jokowi Kena Intimidasi, Roy Suryo: Jadi Teringat Ramalan Wanda Hamidah, AMBYAR!
Atikah Umiyani | 11 Desember 2023, 12:31 WIB

AKURAT.CO Pakar telematika, KRMT Roy Suryo menyoroti soal adanya intimidasi terhadap sejumlah kegiatan yang membahas tentang politik ataupun kritik yang ditujukan kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Dalam waktu yang berdekatan, setidaknya sudah ada dua kegiatan yang mendapat intimidasi dari segelintir pihak.
Pertama yaitu dalam gelaran pentas teater bertajuk "Musuh Bebuyutan" di Taman Ismail Marzuki pada Jumat, 1 Desember 2023. Di situ, seniman ternama Butet Kartaredjasa merasa diintimidasi karena tidak boleh berbicara politik.
Baca Juga: Hasto: Jangan Sampai Indonesia Dipimpin Oleh Orang yang Punya Rekam Jejak Pelanggaran HAM
Terbaru, Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Al Makin, melarang acara bertajuk Festival Keadilan yang digelar Minggu, 10 Desember kemarin.
Acara ini mendatangkan sejumlah aktivis dan tokoh yang kerap memberi kritikan kepada pemerintah.
"Wah, wah, wah, kemarin pertunjukan seni teater Butet disuruh bikin pernyataan tidak bicara politik. Kini Rektor UIN melarang Festival Keadilan mengkritik Pemerintah," kata Roy Suryo dikutip dari X pribadinya @KRMTRoySuryo1, Senin (11/12/2023).
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu lantas mengaitkan sejumlah dugaan intimidasi tersebut dengan ramalan yang diucapkan eks kader Partai Amanat Nasional, Wanda Hamidah.
Saat itu, Wanda Hamidah memberikan pernyataan melalui twitter yang kerap dijuluki sebagai ramalan oleh warganet. Wanda berbicara soal kekhawatirannya akan terulangnya sistem otoritarian.
Namun, Roy masih bersyukur karana masih ada Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM KM UGM) yang berani memberi sertifikat kepada Jokowi sebagai alumnus yang paling memalukan.
"Jadi ingat ramalan Wanda Hamidah waktu itu lho. Untung masih ada BEM KM UGM (Asli) itu. Awokwokow. AMBYAR," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










