Tak Hanya Prabowo, Natalius Pigai Juga Sebut Anies dan Ganjar Bersih dari Isu Pelanggaran HAM Masa Lalu
Atikah Umiyani | 11 Desember 2023, 22:26 WIB

AKURAT.CO Eks Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) periode 2012-2017, Natalius Pigai memastikan bahwa calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan dan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo bukan pelaku pelanggaran HAM di masa lalu.
Sebelumnya, Pigai juga menyebut bahwa capres nomor urut 2 Prabowo Subianto bersih dan tidak memiliki catatan apapun terkait kasus pelanggaran HAM.
Baca Juga: Natalius Pigai: Prabowo Bersih dari Tuduhan Pelanggaran HAM
"Hasil penyelidikan Komnas HAM sampai hari ini dan saya sudah baca nama Prabowo tidak ada dalam kesimpulan dalam kasus itu, sebagai orang yang melakukan pelanggaran hak asasi manusia," kata Pigai di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Jakarta, Senin (11/12/2023).
"Artinya bahwa nama Prabowo tidak ada. Berarti baik Prabowo, Ganjar maupun juga Anies sama-sama clear dan bersih," ucapnya.
Sebagai informasi, narasi dan isu pelanggaran HAM belakangan santer dibicarakan. Prabowo menjadi satu-satunya capres yang kerap diseret namanya dalam kasus-kasus HAM masa lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









