Akurat
Pemprov Sumsel

Ternyata Ini Alasan Ijtima Ulama Pilih Pasangan Amin di Pilpres 2024

Sulthony Hasanuddin | 15 Desember 2023, 21:49 WIB
Ternyata Ini Alasan Ijtima Ulama Pilih Pasangan Amin di Pilpres 2024

AKURAT.CO Pada bulan lalu, Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional merekomendasikan pasangan nomor urut 01, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) dalam gelaran Pilpres 2024.

Dukungan tersebut disampaikan oleh anggota Steering Committe (SC) Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional, Aziz Yanuar, di Masjid Az-Zikra Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Capres yang direkomendasikan adalah yang datang tadi pagi, yaitu Pak Anies Baswedan dan Pak Muhaimin Iskandar," kata Aziz Yanuar, dikutip Jumat (15/12/2023).

Menurut Aziz, Ijtima Ulama tidak ingin seperti membeli kucing di dalam karung atau memberikan suara begitu saja seperti sebelum-sebelumnya.

Baca Juga: Catat! Ini 13 Poin Pakta Integritas Ijtima Ulama yang Ditandatangani Oleh Anies dan Cak Imin

"Kita tidak mau membeli kucing dalam karung, dan kita menitikberatkan kepada hal-hal yang harus dipahami. Kita tidak mau memberikan suara begitu saja, belajar dari pengalaman dahulu, kita bulat-bulat mendukung kepada satu calon, lebih karena pertanggungjawabannya," ungkapnya.

Di sisi lain, SC Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional 2023, Habin Muhammad bin Husen Al Athos mengatakan pihaknya sudah melihat visi-misi 3 pasangan untuk Pilpres 2024.

Habin Muhamammad mengatakan hanya pasangan AMIN yang memiliki visi misi paling berkaitan dengan para ulama.

"Kita melihat bahwa dari 3 calon ini, yang visi misinya punya kedekatan secara psikologis, secara hal-hal yang berkaitan dengan ulama itu ada pada calon yang tadi pagi kita undang. Sehingga kita uji visi misinya itu, apa yang kita dengar di Ijtima," ungkapnya.

Terakhir, ia mengatakan ingun mendengar secara langsung bagaimana Anies akan memposisikan ulama dan pondok pesantren.

"Apakah memang pantas dan bisa betul, itu kenapa kemudian yang kita undang adalah yang bersangkutan (Anies dan Cak Imin)," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.