Sindir Ganjar di Tayangan Azan, TKN Prabowo-Gibran Minta Debat Kedua Capres Tak Hanya Disiarkan MNC Grup
Atikah Umiyani | 1 Januari 2024, 15:21 WIB

AKURAT.CO Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memertimbangkan ulang hak siar media dalam penyelenggaran debat kedua atau debat sesi tiga untuk calon presiden pada Minggu, 7 Januari 2024.
Wakil Ketua TKN, Grace Natalie mengatakan, pihaknya ingin agar penyelenggaran debat ketiga tidak hanya disiarkan oleh MNC Group milik Hary Tanoesoedibjo yang juga merupakan Ketua Umum Partai Perindo, dan pengusung Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
"Ini mungkin belum resmi, tapi memang kalau melihat penyelenggara dari debat sesi ketiga nanti itu semuanya MNC grup, dan mengingat pemilik dari MNC pak Hary Tanoe adalah ketum partai yang hari ini mendukung paslon 03, rasanya sih lebih baik ditimbang ulang oleh KPU," kata Grace di Jakarta, dikutip Senin (1/1/2024).
Grace meminta KPU mengkaji ulang agar hak siar debat sesi ketiga tidak hanya dilakukan oleh stasiun TV milik Hary Tanoe, tapi juga ada stasiun TV lainnya. Ia khawatir, jika KPU tidak memertimbangkan ulang, maka berpotensi membuat paslon lain merasa diperlakukan tidak adil.
"Mungkin ada perimbangan, ada kombinasi yang lebih beragam agar penyelenggaranya gak semuanya jaringan MNC," ujarnya.
"Nanti kan mungkin ada kekhawatiran dari paslon yang lain, bukan hanya 02 ya. Apakah bisa betul-betul misalnya adil sama untuk semuanya, daripada berspekulasi dan kalau sesuatu akhirnya digiring kesana opininya lebih baik kan di mix aja," sambungnya.
Sebab, ada riwayat dimana capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo masuk dalam tayangan azan di stasiun TV MNC grup. Karenanya, Grace ingin agar hak siar debat dicampur dengan TV lain agar hal-hal yang dapat menimbulkan polemik tidak terjadi lagi.
"Kemarinnya sudah ada peristiwa dimana pak Ganjar jadi bintang iklan dari momen untuk beribadah yang kemudian menimbulkan polemik juga. Dan dari pada timbul polemik-polemik yang timbul kemudian hari, mungkin ada baiknya KPU menimbang ulang. Agar ada perimbangan, tidak hanya MNC grup aja di debat ketiga," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









