Tanggapi Isu 15 Menteri Mundur, ADKI: Jangan Sampai Ada Kelompok yang Khawatir Negara Kita Maju

AKURAT.CO Viral di media sosial mengenai kabar 15 menteri yang bakal mundur dari kabinet Jokowi. Hal tersebut kali pertama disampaikan oleh Ekonom Senior INDEF, Faisal Basri.
Dikatakan kurang lebih terdapat 15 menteri dalam Kabinet Indonesia Maju (KIM) yang tengah berencana untuk hengkang meninggalkan Presiden Jokowi. Nama Menteri yang siap mundur tersebut di antaranya Menteri Keuangan, Sri Mulyani dan Menteri PUPR, dan Basuki Hadimuljono.
Menanggapi hal tersebut, Fikri El Aziz, Ketua Umum Asosiasi Desa Kreatif Indonesia (ADKI) “Isu 15 menteri yang berencana mundur tidak benar. Hembusan isu ini justru memerlihatkan bahwa ada kelompok yang khawatir karena negara kita jadi negara maju.” ungkapnya dalam keterangannya di Jakarta, 20 Januari 2024.
Baca Juga: Apresiasi Faisal Basri Untuk Rakyat Indonesia: Tak Mogok Bayar Pajak Meski Kecewa, Luar Biasa!
Dilansir dari beberapa keterangan, Sebelumnya, pihak Istana Negara menepis isu yang beredar dengan menyebut bahwa saat ini Kabinet Indonesia Maju masih solid dan kompak.
Para menteri tetap akan membantu kerja Presiden Jokowi sampai selesai.
Sri Mulyani yang santer dikatakan bahwa dirinya yang paling siap mundur oleh Faisal Basri.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi membantah isu sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) periode 2019 - 2024 mundur.
“Bahwa isu mundurnya menteri bahkan jumlahnya sampai 15, terus sekarang turun jadi 5. Itu adalah isu yang sama sekali tidak benar”, ungkapnya.
Tidak hanya itu, Budi Arie menyatakan telah menghubungi sejumlah Menteri KIM guna memastikan informasi yang beredar tidak benar. "Termasuk saya sudah komunikasi dengan Bu Retno (Menteri Luar Negeri) yang sudah diisukan mau mundur. Beliau ini sedang memersiapkan diri untuk debat di Dewan Keamanan PBB tentang Gaza dalam waktu ke depan ini," tutupnya.
Ketua Umum ADKI Fikri El-Aziz juga menambahkan, isu yang berseliweran itu hoax.
Momentum pilpres dan pileg yang semakin dekat akan semakin panas.
“Seperti yang dijelaskan Pak Menkominfo, Itu Hoax. Indonesia bersama Presiden RI Jokowi, hari ini sedang berlayar dengan kapal besar dijalur yang benar.
Penerimaan Masyarakat terhadap Jokowi menjadi yang tertinggi dalam sejarah dengan angka yang fantastis.
Masyarakat Bahagia hingga ke level desa, tapi sepertinya masih ada segelintir kelompok yang terganggu dan coba menghembuskan isu yang simpang siur.” tambah Fikri.
Fikri berpesan hendaknya Kompetisi Pemilu 2024 yang tinggal hitungan hari dapat diisi dengan narasi-narasi yang lebih bijaksana tanpa memecah belah kesatuan bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








