Akurat
Pemprov Sumsel

Yusril Ihza Mahendra Hingga Sufmi Dasco Didapuk Jadi Kandidat Kuat Pengganti Mahfud MD

Paskalis Rubedanto | 30 Januari 2024, 12:48 WIB
Yusril Ihza Mahendra Hingga Sufmi Dasco Didapuk Jadi Kandidat Kuat Pengganti Mahfud MD

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, dikabarkan akan segera mundur dari kabinet karena ikut serta dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Pengamat politik dari P3S (political and public policy studies), Jerry Massie menilai, posisi Menko Polhukam selanjutnya harus dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Jokowi dan Prabowo Makan Bakso Bareng, Jadi Ancaman Psikologis untuk Anies-Imin dan Ganjar-Mahfud

"Untuk Menko Polhukam memang harus dari koalisi Prabowo-Gibran, lantaran koalisi ini sudah dipermanenkan," kata Jerry kepada Akurat.co, Selasa (30/1/2024).

Dia berharap, pengganti Mahfud juga harus yang paham dengan politik dan hukum. Maka dari itu, Presiden Joko Widodo sebaiknya menggantikannya dengan sosok yang benar-benar berpengalaman.

"Saya kira pengganti Mahfud harus yang paham politik dan hukum. Memang Jokowi akan mengangkat nama-nama dari koalisi Prabowo, paling tidak mereka yang sudah berpengalaman," imbuh Jerry.

Adapun nama-nama tersebut adalah Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yuzril Ihza Mahendra, Waketum Partai Gerindra Habiburokhman, dan Ketua Harian DPP Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

"Memang ada 3 nama yang kuat yakni Prof Yuzril Mahendra merupakan ahli tata negara yang saat ini menjadi pendukung Jokowi. Nama lain adalah Habiburokham beliau merupakan petinggi Partai Gerindra, tapi satu nama yang paling layak tak lain adalah Prof Sufmi Dasco," sambungnya.

Menurutnya, Dasco menjadi layak karena rekam jejaknya di dunia politik yang sudah berpengalaman bertahun-tahun lamanya.

Baca Juga: Ganjar-Mahfud Boneka Politik Guntur Soekarnoputra

"Jabatan di partai Ketua Harian DPP Gerindra dan juga dia duduk sebagai Wakil Ketua DPR. Jadi saya kira sangat layak untuk duduk diposisi ini. Soal politik maka tak perlu diragukan. Saya kira tinggal Jokowi yang akan mengambil keputusan," pungkas Jerry.

Seperti diketahui, Mahfud yang kini merupakan calon wakil presiden dari Ganjar Pranowo, memutuskan akan mundur dari Menko Polhukam karena menghindari konflik kepentingan.

Selain tiga nama-nama tersebut, santer pula dibincangkan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang akan menjadi Menko Polhukam, usai diberitakan tengah makan berdua bersama Presiden Joko Widodo.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.